Connect with us

Peristiwa

Selisih Tipis Antar Caleg PDIP, Bagaimana Nasib Ketua DPRD Gunungkidul?

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memulai rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilu 2024 yang dimulai pada 17 Februari 2024 kemarin. Hingga hari ketiga ini di mana progress perhitungan sudah lebih dari 70%, pertarungan ketat terjadi di antara sejumlah caleg untuk memperebutkan kursi di DPRD Gunungkidul. Yang paling seru adalah persaingan ketat antar caleg PDIP di sejumlah Daerah Pemilihan (Dapil).

Salah satu yang saat ini cukup menjadi perhatian publik adalah tercecernya Ketua DPC PDIP Gunungkidul sekaligus Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. Dalam hitung cepat melalui link resmi KPU https://pemilu2024.kpu.go.id/pilpres/hitung-suara, Endah masih berkutat di peringkat ketiga dengan perolehan suara baru mencapai 2.745 suara. Endah tertinggal cukup jauh dari Untung Ardiyanto yang meraup 3.369 suara dan Lazarus Arintoko dengan raihan 3.316 suara. Di Dapil 3 yang meliputi Kapanewon Karangmojo, Ponjong dan Semin ini, PDIP diperkirakan hanya bisa meraih 2 kursi di parlemen.

Berita Lainnya  Namanya Dicatut Dalam Penipuan, Begini Reaksi Bupati Gunungkidul

Bahkan berdasarkan informasi perhitungan real C1 yang didapatkan dari sejumlah sumber, PDIP di Dapil 3 mendapatkan 21.733 suara. Dari informasi ini, Untung meraup suara tertinggi dengan 6.608 suara. Di peringkat dua ada Lazarus Arintoko dengan 4.678 dan Endah Subekti dengan 4.504 suara. Tipisnya selisih antara peringkat kedua dan ketiga untuk memperebutkan 1 sisa kursi ini diperkirakan membuat situasi akan memanas.

Saat dikonfirmasi berkaitan dengan informasi yang didapat ini, Lazarus Arintoko enggan berkomentar banyak. Ia menyebut bahwa pihaknya masih menunggu penghitungan berjenjang KPU Gunungkidul.

“Saya mau rehat dulu saja, stress kemarin 3 bulan berkutat dengan politik terus,” papar Arintoko ketika dihubungi.

Sementara Endah Subekti sendiri masih belum membalas atau menjawab ketika dikonfirmasi wartawan.

Selain PDIP dapil 3, persaingan antar caleg di satu partai maupun dengan partai lain pun nampak ketat di Dapil lainnya. Beberapa petahana diprediksi tumbang pada Pemilu 2024 ini. Di dapil 3 misalnya, partai PKB persaingan ketat terjadi antara Suhartini dengan Dwi Wahyu Asmorowati; Eckwan Mulyana mengungguli caleg dari partai Gerindra.

Berita Lainnya  Lima Pelajar Tenggelam di Pantai Ngandong, Satu Tewas Terseret Arus

Kemudian untuk partai Golkar, Gunawan masih tetap unggul suaranya; partai NasDem Silvia Mega dan Ari Wibowo unggul dibandingkan dengan caleg di partai NasDem lainnya; Sugeng Nurmanto masih unggul di PAN.

Di Dapil 4, persaingan bahkan terjadi antara 5 orang caleg PDIP untuk berebut kursi. Diperkirakan dari Dapil ini, PDIP akan meraih 2 kursi. Saat ini, Sigit Subarno unggul dengan 4.550 suara. Disusul kemudian berturut-turut Urip Sarwani dengan 3.516 suara, Elsaddai Anggoro Putro dengan 3.036 suara, Agus Joko Kriswanto dengan 3.035 suara dan Marsiti dengan 2.889 suara.

Ketua KPU Gunungkidul, Asih Nuryanti mengatakan, pihaknya saat ini belum bisa memastikan berkaitan dengan perolehan kursi anggota dewan di tiap-tiap partai. Sebab saat ini rekapitulasi masih belum final.

Berita Lainnya  Terlanjur Masuk Pantai, Ratusan Wisatawan dan Rombongan 2 Bus Dibubarkan Petugas

“Kami masih belum bisa memastikan, tentunya itu nanti akan terlihat setelah rekapitulasi di tingkat Kabupaten yang akan berlangsung mungkin akhir Februari ini,” papar Asih.

Disinggung mengenai prediksi masing-masing partai, ia mengatakan hal itu sah-sah saja. Sebab partai memiliki saksi yang juga bertugas pada pelaksanaan pemilu 2024 lalu.

“Partai kan memiliki saksi, jadi mereka bisa dengan hitangan cepat mengetahui berapa suara yang didapat oleh masing-masing caleg dan memprediksi berapa kursi yang diperoleh,” imbuh dia.

“Kalau KPU, kami masih menunggu perhitungan secara berjenjang. Untuk saat ini progress rekapitulasi di seluruh kapanewon sekitar 40 persen,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 menit yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler