Connect with us

Budaya

Dibuat oleh Anak Pejuang Kanker, 3 Karya Batik Dibeli Jokowi

Diterbitkan

pada

 

Jogja, (pidjar.com) — Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Yayasan Kanker Anak Indonesia bersama Lions Club Yogyakarta Tugu Mustika Mataram menggelar acara Mahakarya Batik Humanity in Harmony yang dibalut nuansa budaya, di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret, Kompleks Benteng Vredeburg Yogyakarta, Rabu (2/10/2024).

Pada acara tersebut diperlihatkan karya batik di kain sepanjang 50 meter yang digarap oleh 65 anak pejuang kanker yang berasal dari tiga kota yakni Solo, Jakarta, dan Yogyakarta bersama Maestro Batik Indonesia S Iwan Setiawan.

Ada 20 tema batik yang telah dirampungkan, 16 tema diantaranya itu sudah terjual kepada publik. Bahkan 3 karya dibeli langsung oleh Sekretariat Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Jadi karya ini kebetulan sudah didonasikan, sudah dibeli oleh para donatur yang seluruhnya itu disalurkan ke Yayasan Kanker anak Indonesia untuk membuat rumah singgah untuk anak kanker di Indonesia. Jadi ada tiga karya juga yang dibeli oleh Pak Jokowi,” ujar inisiator acara, Idha Jacinta, Rabu (2/10/2024) di sela acara.

Dijelaskan Idha, giat Mahakarya Batik Humanity in Harmony sudah dilakukan sejak bulan Juli lalu sampai Selasa, (1/10/204) malam. Mereka mengawali rangkaian kegiatan membatik di Pura Mangkunegaran Surakarta, dilanjutkan di Museum Batik Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta dan yang terakhir di membatik bersama anak penjuang kanker di Pendopo Agung Ambarukmo, Yogyakarta pada pertengahan September lalu.

Berita Lainnya  Kerja Keras Alan, Perjuangkan Produk Makanan Aloe Vera Gunungkidul Bisa Menembus Pasar Internasional

“Tentu kegiatan ini mempunyai tujuan untuk memberi dukungan moral dan semangat kepada anak-anak pejuang kanker, mengapresiasi karya seni kolaborasi maestro pembatik dan anak-anak pejuang kanker, menggalang dana untuk mendukung perawatan dan pengobatan anak-anak pejuang kanker, meningkatkan kesadaran masyarakat akan perjuangan anak-anak pejuang kanker dan pentingnya mendukung mereka. Serta mempererat solidaritas masyarakat melalui kegiatan seni dan kemanusiaan,” jelasnya.

Sementara Ketua Yayasan Kanker Anak Indonesia, Sallyana Sorongan menambahkan, pihaknya terus berusaha memberi kesempatan kepada anak pejuang kanker di Yogyakarta dan Solo untuk bisa sembuh dan beraktivitas layaknya anak-anak pada umumnya. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah terlibat secara langsung.
“Nantinya donasi yang terkumpul dari penjualan karya batik ini akan diberikan untuk membangun rumah singgah bagi anak-anak kanker di Indonesia. Program ini bukan untuk YKAI, tapi untuk anak dengan kanker. Mari kita kembalikan senyum anak Indonesia,” ungkapnya.

Berita Lainnya  BST Kemensos Diperpanjang, Usulan Ribuan Data Pergantian Penerima Masih Belum Diputuskan

Sementara President Lions Club Yogyakarta Tugu Mustika Mataram, Vitri Damayanti berharap, kegiatan ini tidak berhenti di sini saja tetapi bisa berkelanjutan. Pihaknya ingin berkontribusi secara langsung untuk mengembalikan senyum anak Indonesia, terutama senyum anak-anak yang sedang berjuang melawan kanker.
“Di luar sana masih banyak yang membutuhkan uluran tangan dari orang-orang tulus, karena banyak orang kaya tapi belum tentu peduli. Semoga kegiatan ini bisa mengetuk hati para dermawan dan orang-orang yang mau lebih peduli sesama,” pungkasnya.(Ken).

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler