Peristiwa
Proyek Biang Kerok Belasan Lubang di Jalanan Wonosari Akhirnya Ditindak Polisi, Sejumlah Pekerja Diperiksa
Wonosari, (pidjar.com)–Aktivitas pengeboran ilegal yang dilakukan di sejumlah ruas jalan di kawasan Kota Wonosari akhirnya berbuntut panjang. Aparat kini turun tangan menyelidiki dugaan pelanggaran hukum pada aktifitas yang membuat jalan menjadi penuh lubang tersebut. Sejumlah pekerja proyek telah diperiksa. Pun demikian dengan alat-alat penggali yang kini diamankan di Mapolres Gunungkidul.
Sebelumnya, pada Rabu (25/02/2026), ditemukan adanya penggalian di beberapa titik strategis. Aktivitas tersebut diduga dilakukan pada malam hari saat arus lalu lintas sepi guna menghindari pantauan petugas maupun masyarakat.
Titik penggalian berada di simpang tiga depan Pasar Argosari, sepanjang ruas jalan Krandon–Kepek menuju Bundaran Tobong, Jalan Sumarwi hingga sekitar kantor PLN dan Telkom Wonosari. Bekas lubang bor terlihat di badan jalan. Hal ini tentunya membuat masyarakat pengguna jalan menjadi tak nyaman dan bahkan membahayakan mereka.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, telah melayangkan aduan resmi ke Polres Gunungkidul untuk dilakukan penyelidikan atas aktivitas yang diduga tidak mengantongi izin tersebut.
Kasatreskrim Polres Gunungkidul, AKP Yahya Murray, saat dikonfirmasi Jumat (27/02/2026), membenarkan pihaknya telah menerima laporan dan saat ini tengah melakukan serangkaian langkah penyelidikan.
Polisi yang mendatangi lokasi langsung menghentikan pekerjaan dan memeriksa para pekerjanya.
“Kami sudah melakukan pengecekan di beberapa lokasi yang dilaporkan. Sejumlah saksi telah kami mintai keterangan. Selain itu, kami juga mengamankan barang bukti berupa alat gali jenis breaker mini yang digunakan dalam aktivitas tersebut,” ujar AKP Yahya.
Ia menegaskan, pihaknya masih mendalami apakah aktivitas pengeboran itu masuk kategori tindak pidana atau pelanggaran administrasi terkait perizinan.
“Proses penyelidikan masih berjalan. Kami dalami apakah ada unsur pidana, termasuk kemungkinan perusakan fasilitas umum atau pelanggaran perizinan. Semua masih kami kumpulkan alat bukti dan keterangan tambahan,” tegasnya.
Ketika disinggung perihal untuk kepentingan apa pengeboran di belasan titik itu, Yahya belum bisa menjelaskan lebih lanjut. Pun demikian ketika disinggung apakah proyek tersebut mengarah kepada galian kabel optik milik salah satu perusahaan telekomunikasi, Yahya juga enggan memaparkan.
”Masih penyelidikan oleh anggota,” ucapnya singkat.
Polres Gunungkidul memastikan akan menindak tegas apabila ditemukan unsur kesengajaan maupun kelalaian yang merugikan negara atau membahayakan masyarakat. Sementara itu, masyarakat diimbau segera melapor jika mengetahui aktivitas serupa yang dilakukan tanpa izin resmi. (Haris)
-
Uncategorized20 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
