Uncategorized
Temuan Arca Ungkap Jejak Hindu-Buddha di Pantai Selatan Gunungkidul
Wonosari, (pidjar.com)-Pantai Baron selama ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata di Kabupaten Gunungkidul. Namun, di balik ramainya wisatawan yang menikmati pesisir selatan, tersimpan jejak peradaban kuno yang diduga berasal dari era Hindu-Buddha. Sebuah fragmen arca yang diyakini menggambarkan Dewa Kekayaan Kuwera atau Jambhala di Gua Songobranti kini selangkah lagi ditetapkan sebagai cagar budaya.
Pantai Baron tak hanya menyimpan pesona panorama laut. Kawasan wisata di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari itu juga diduga menjadi saksi berkembangnya peradaban Hindu-Buddha di pesisir selatan Jawa pada sekitar abad ke-9 hingga ke-10 Masehi.
Dugaan tersebut menguat setelah Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Gunungkidul merampungkan kajian terhadap fragmen arca yang ditemukan di Gua Songobranti. Hasil kajian itu telah direkomendasikan kepada Bupati Gunungkidul untuk ditetapkan sebagai cagar budaya.
“Keberadaan arca ini sudah direkomendasikan ke Bupati untuk jadi cagar budaya baru. Proses penetapan SK masih menunggu dari Bagian Hukum Setda Gunungkidul,” kata Penyiap Naskah TACB Dinas Kebudayaan Kundha Kabudayan Gunungkidul, Ari Kristian, Minggu (5/7/2026).
Menurut Ari, kajian sementara menunjukkan arca tersebut diduga merupakan perwujudan Kuwera atau Jambhala, dewa kekayaan dalam tradisi Hindu-Buddha. Meski kondisinya sudah tidak utuh, sejumlah ciri ikonografi masih dapat dikenali.

Bagian kepala, kedua tangan, hingga atribut utama arca telah hilang. Namun, bagian tubuh dari panggul hingga kaki masih terlihat jelas dengan posisi duduk.
“Meski demikian, bagian tubuh arca dari panggul hingga kaki masih dapat dikenali dengan posisi duduk,” ujarnya.
Di sisi kanan dan kiri bagian depan arca juga masih tampak ornamen menyerupai guci. Sementara di bagian atas ditemukan endapan hitam yang diduga merupakan sisa pembakaran kemenyan.
Temuan tersebut menjadi petunjuk penting bahwa Gua Songobranti kemungkinan pernah difungsikan sebagai tempat aktivitas spiritual sejak masa lampau.
“Dari temuan-temuan ini memperkuat bahwa artefak ini masih dianggap sakral oleh masyarakat dan digunakan sebagai tempat spiritual di masa lalu,” jelas Ari.
Meski demikian, identifikasi arca sebagai Kuwera atau Jambhala belum bersifat final. TACB masih membuka peluang penelitian lanjutan melalui kajian ikonografi, tipologi, maupun analisis kontekstual.
“Kajian sementara diyakini bahwa arca di Gua Songobranti adalah Kuwera atau Jambhala. Dimungkinkan berasal dari abad 9-10 Masehi,” katanya.
Jika dugaan tersebut terbukti, keberadaan arca itu menjadi salah satu bukti penting bahwa kawasan Pantai Baron bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga menyimpan jejak penyebaran kebudayaan Hindu-Buddha di pesisir selatan Gunungkidul.
Sementara itu, Analis Warisan Budaya Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Hadi Risma, mengatakan penetapan cagar budaya dilakukan melalui tahapan yang ketat. Objek lebih dahulu didata sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB), dilanjutkan kajian lapangan, penyusunan naskah akademik, hingga pembahasan dalam sidang TACB.
“Semua proses harus dilalui. Kalau datanya tidak kuat, maka tidak bisa ditetapkan sebagai cagar budaya baru,” tegas Hadi.
Ia berharap penetapan fragmen arca di Gua Songobranti nantinya tidak hanya memberikan perlindungan hukum terhadap artefak tersebut, tetapi juga membuka peluang penelitian lebih luas mengenai sejarah kawasan Pantai Baron serta jejak peradaban Hindu-Buddha yang selama ini belum banyak terungkap di Gunungkidul.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized1 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Peristiwa4 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Pemerintahan1 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa4 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Peristiwa2 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa1 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa2 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
