Sosial
Zakat di Gunungkidul Melesat, Penghimpunan Dana Tembus Rp6,4 Miliar
Wonosari, (pidjar.com)-Pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Gunungkidul melonjak tajam dalam lima tahun terakhir. Dari yang semula hanya Rp1,9 miliar pada 2021, kini penghimpunan dana zakat berhasil menembus Rp6,4 miliar.
Lonjakan lebih dari tiga kali lipat tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat sekaligus memperkuat budaya berbagi di Kabupaten Gunungkidul.
Ketua BAZNAS Kabupaten Gunungkidul, Mustangid, mengatakan peningkatan penghimpunan dana zakat itu merupakan hasil sinergi yang terus dibangun antara pemerintah daerah, para muzaki, serta Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama di lingkungan pendidikan se-Gunungkidul.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah dan basis kekuatan zakat dari Aparatur Sipil Negara, khususnya di lingkungan pendidikan se-Gunungkidul,” kata Mustangid, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, dana zakat yang berhasil dihimpun tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan untuk program-program pemberdayaan masyarakat agar memberi dampak jangka panjang.

Di sektor pendidikan, BAZNAS Gunungkidul menyalurkan santunan kepada 1.042 anak yatim piatu mulai jenjang TK hingga SMP. Selain itu, bantuan biaya pendidikan juga diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui Universitas Gunungkidul agar tetap dapat melanjutkan kuliah.
Pada bidang perumahan, BAZNAS membangun 41 unit Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Sebanyak 13 unit diperuntukkan bagi keluarga rawan stunting, sedangkan 28 unit lainnya diberikan kepada warga yang menghadapi persoalan sosial. Program tersebut juga dilengkapi pembangunan 29 unit jamban sehat guna meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat.
“Kami juga telah membangun 41 unit Rumah Layak Huni BAZNAS yang terdiri dari 13 unit untuk warga rawan stunting dan 28 unit untuk masalah sosial lainnya serta membangun 29 unit jamban sehat,” ujarnya.
Di bidang ekonomi, BAZNAS mulai mengembangkan program BAZNAS Microfinance Masjid (Bumi Masjid) dengan nilai Rp150 juta. Program tersebut memberikan akses permodalan tanpa bunga dan tanpa agunan kepada pelaku usaha mikro yang tergabung dalam empat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid.
Program itu diharapkan menjadi alternatif pembiayaan bagi masyarakat agar tidak terjerat pinjaman online ilegal yang menawarkan bunga tinggi.
“Bantuan modal usaha ini kami salurkan tanpa bunga dan tanpa agunan agar masyarakat tidak lagi bergantung pada pinjaman online ilegal,” jelas Mustangid.
Sementara di sektor pertanian, BAZNAS menyalurkan bantuan alat tanam padi kepada 11 kelompok tani, membangun sumur bor ladang, serta mendistribusikan 20 tangki air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan saat musim kemarau.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengapresiasi capaian penghimpunan zakat yang terus meningkat. Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan instrumen penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara profesional dan tepat sasaran.
“Zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar meringankan beban masyarakat, tetapi menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan kualitas hunian, hingga memperkuat ketahanan pangan,” ujar Endah.
Ia pun mengajak masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai muzaki untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Menurutnya, semakin besar dana yang berhasil dihimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzzayat, menilai Gunungkidul menjadi contoh keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk mengatasi persoalan sosial.
“Inilah yang disebut sinergi. Jika pemerintah daerah benar-benar menggandeng BAZNAS, berbagai persoalan sosial masyarakat dapat ditangani dengan baik. Hal itu sudah dibuktikan di Gunungkidul,” tegasnya.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
