Connect with us

Uncategorized

Bantuan Alat Pertanian Modern Untuk Petani Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Kabupaten Gunungkidul menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah pusat untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian. Bantuan tersebut terdiri atas empat unit traktor roda empat, tiga unit combine harvester, dan 10 unit alat perontok padi (power thresher).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Rismiyadi menjelaskan, sektor pertanian di Kabupaten Gunungkidul mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat. Sebagai daerah lumbung padi, pemerintah terus menggenjot peningkatan produktivitas dan kemajuan pertanian di daerah ini.

Salah satu bentuk perhatian dari pemerintah adalah dengan pemberian bantuan alsintan bagi petani agar memudahkan aktivitas pertanian dan lebih modern. Kali ini, Gunungkidul mendapatkan bantuan berupa traktor roda 4, power thresher serta perontok padi.

Berita Lainnya  Tragis, Seorang Lansia di Rongkop Ditemukan Meninggal Terbakar

“Sebaran penerimaannya disesuaikan dengan karakteristik wilayah pertanian di masing-masing kapanewon agar penggunaannya lebih efektif,”kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses produksi pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga panen. Untuk wilayah persawahan, petani akan memanfaatkan combine harvester, sedangkan kawasan selatan yang memiliki karakteristik lahan berbeda akan menggunakan power thresher.

Selain bantuan alsintan, Dinas Pertanian dan Pangan juga mengungkapkan bahwa serapan pupuk bersubsidi di Gunungkidul hingga Agustus 2026 masih tergolong rendah. Kondisi tersebut dipengaruhi minimnya aktivitas pertanian selama musim kemarau.

Ia menjelaskan, sebagian besar lahan sawah di Gunungkidul tidak ditanami pada musim kemarau karena mengandalkan sistem tadah hujan. Oleh sebab itu, petani belum banyak melakukan penebusan pupuk bersubsidi.

Berita Lainnya  Aliansi Masyarakat Peduli Bantul Laporkan Netralitas Pamong Desa di Kecamatan Dlingo Bantul dalam Pilkada 2024

“Kalau pupuk ditebus sekarang, penyimpanannya terlalu lama dan berpotensi mengeras sehingga fungsinya tidak maksimal saat digunakan,” katanya.

Dinas Pertanian dan Pangan memperkirakan serapan pupuk akan meningkat pada Oktober hingga Desember, seiring mulai turunnya hujan dan dimulainya pengolahan lahan serta penanaman padi dan palawija.

Pupuk bersubsidi di Gunungkidul umumnya digunakan untuk tanaman padi, perkebunan, dan hortikultura. Namun, mayoritas penyalurannya masih untuk tanaman padi.

Meski demikian, penebusan pupuk bersubsidi sudah mulai dilakukan oleh sebagian petani, terutama untuk kebutuhan pemupukan tanaman kakao yang menjadi salah satu komoditas unggulan Gunungkidul, serta tanaman padi di wilayah persawahan yang memiliki ketersediaan air melimpah.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto mengatakan, sektor pertanian memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, namun membutuhkan dukungan sarana dan prasarana modern agar produktivitas dapat meningkat.

Berita Lainnya  Sunat Bantuan KIP untuk Sumbangan Komite, ORI Panggil Kepala Sekolah SMAN 1 Playen

“Bantuan alsintan dari Kementerian melalui aspirasi DPRD RI ini sangat berarti bagi petani kami. Semoga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produksi pertanian sekaligus memacu kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Gunungkidul,” ungkap Joko.

Pemerintah daerah berharap bantuan alsintan tersebut dapat mempercepat modernisasi sektor pertanian di Gunungkidul, meningkatkan efisiensi kerja petani, serta mendorong peningkatan hasil panen pada musim tanam mendatang.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler