Connect with us

Pemerintahan

Gaji Perangkat Desa Diumumkan Presiden Bakal Naik, Paguyuban Kades Ingatkan Jangan Hanya Karena Tahun Politik

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Presiden Jokowi beberapa waktu lalu mengutarakan mengenai rencana ketetapan kenaikan gaji perangkat desa sebagai perbaikan kesejahteraan. Keputusan tersebut telah disampaikan saat adanya audiensi dengan ribuan perwakilan perangkat desa di Jakarta. Kenaikan gaji perangkat desa sendiri saat ini nampaknya tinggal menunggu waktu saja lantaran regulasi terkait kebijakan tersebut tengah digarap dan dalam proses penyempuraan sebelum nantinya diberlakukan. Paling tidak, revisi ini akan dilakukan 2 minggu ke depan dan kemudian disampaikan serta diterapkan oleh masing-masing daerah.

Nantinya gaji perangkat desa sesuai aturan yang baru akan disetarakan dengan PNS golongan IIA atau mencapai Rp 1.926.000. Selain kenaikan gaji, para perangkat desa juga akan diberikan jaminan kesehatan BPJS.

Berita Lainnya  Anggaran Miliaran Bangun LPM di 2 Kapanewon, Petani Padi Bisa Langsung Jual Hasil Panen

Menanggapi rencana ini, Ketua Paguyuban Solidaritas Kepala Desa se-Gunungkidul (SKSGK), Sutiyono mengatakan jika pihaknya menyambut baik rencana dari pemerintah pusat untuk menaikkan gaji perangkat desa. Namun demikian ia menginginkan jika kebijakan kenaikan gaji perangkat desa ini bukan hanya janji dan memanfaatkan kepentingan pribadi di tahun politik. Selain itu, ia juga menyebut jangan sampai kebijakan ini dibebankan kepada pemerintah daerah. Dikhawatirkan apabila dana kenaikan gaji ini diambilkan dari anggaran pemerintah daerah, nantinya akan mengganggu serta memotong anggaran dari sektor lainnya mengingat keterbatasan anggaran yang ada.

“Harus terdapat regulasi yang tepat untuk menyikapi rencana kenaikan gaji perangkat desa. Jangan sampai kemudian ada pos pembangunan yang dikurangi karena kebijakan ini,” katanya, Selasa (15/01/2019) siang.

Sebenarnya dari pemerintah desa sendiri membutuhkan kepastian yang nyata. Tidak hanya rencana yang disebarluaskan namun tidak ada tindak lanjut yang sesuai dengan pemaparan rencana di awal. Disinggung mengenai kondisi kesejahteraan perangkat desa selama ini, Sutiyono mengungkapkan jika masih belum seimbang dengan beban kerja yang selama ini ada.

Beban perangkat desa dalam bersosial dan mengenai ketugasannya belumlah semaksimal yang diharapkan. Masih harus mengimbangi dengan upaya upaya lain agar segala kebutuhan tercukupi.

Berita Lainnya  Proses Pendataan, Pedagang Pasar Akan Ikut Terima Vaksin Sinovac

“Memang kondisinya seperti ini di lapangan, kita harus memberikan yang terbaik namun imbal baliknya belum sesuai dengan kesejahteraan yang diharapkan,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, KB dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Farhan menjelaskan, jika rencana kenaikan gaji perangkat desa itu telah ia dengar. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam hal ini masih menunggu hasil perbaikan regulasi yang dilakukan pemerintah pusat. Jika sekiranya telah diputuskan kembali, pihaknya akan menindaklanjuti kebijakan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kalau sudah pasti baru akan kami lakukan koordinasi dan penyesuaian. Ini masih sebatas rencana dan ada tahapan revisi yang baru mau dilalui,” tutup dia.

Berita Lainnya  Pantau Ketersediaan di Gunungkidul, TPID DIY Pastikan Harga Kebutuhan Pangan Stabil Jelang Lebaran

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler