Connect with us

Pemerintahan

Tak Kumpulkan Berkas, 2 CPNS Yang Lolos Seleksi Pilih Mengundurkan Diri

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Peserta CPNS yang telah dinyatakan lolos beberapa waktu lalu masih harus mengikuti tahapan lanjutan hingga nantinya benar-benar ditetapkan sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Sayangnya, hingga batas pengumpulan berkas pada Rabu (16/01/2019) lalu, terdapat 2 CPNS yang tidak melakukan pengumpulan berkas dan menyatakan mengundurkan diri dari formasi dan ketugasan yang semula diperoleh.

Adapun selepas adanya pengumuman peserta CPNS yang lolos, dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, kemudian melanjutkan tahapan dengan pengumpulan data. Tahapan ini sebenarnya diselenggarakan hingga tanggal 11 Januari 2019 lalu. Namun terdapat kebijakan lain dengan berbagai pertimbangan hingga akhirnya pengumpulan data baru ditutup pada Rabu (16/01/2019) lalu. Berdasarkan data yang didapat, terdapat dua dokter peserta CPNS yang tidak mengumpulkan data dan pada akhirnya memilih mengundurkan diri sebagai peserta CPNS.

Berita Lainnya  Mudahkan Masyarakat Terkait Adminduk, RS Nur Rohmah Jalin Kerjasama Dengan Dukcapil

“Memang ada dua orang dokter yang mengundurkan diri. Ada alasan pribadi yang mungkin dipertimbangkan,” papar Kepala Bidang Informasi Pengambangan Data dan Pegawai BKPPD Gunungkidul, Reni Linawati, Minggu (20/01/2019) saat dikonfirmasi.

Jajarannya beberapa waktu lalu pun telah melakukan koordinasi dan menghubungi dua dokter tersebut. Namun pihaknya mendapatkan penjelasan bahwa lantaran alasan pribadi kedua dokter yang seharusnya menempati formasi dokter umum di Puskesmas Gedangsari dan Puskesmas Ponjong itu memilih mengundurkan diri. Sejumlah data dari peserta CPNS yang telah diterima oleh BKPPD kemudian diserahkan ke pemerintah untuk dilakukan pendataan dan melakukan verifikasi serta validasi nomor induk pegawai.

Dengan demikian dari 388 peserta CPNS yang dinyatakan lolos beberapa waktu lalu, maka hanya 386 yang akan melanjutkan tahapan lanjutan.

“Masih ada beberapa tahapan yang dilalui oleh para peserta,” tambah dia.

Menurut Reni, untuk menjadi seorang pegawai negeri sipil yang benar-benar berkompeten dan siap untuk menghadapi lingkungan kerja di pemerintahan, para peserta CPNS yang lolos ini akan mengikuti masa orientasi pegawai. Di mana pendidikan dan pelatihan dasar wajib diikuti oleh peserta. Hal ini tentunya mengacu pada peraturan pemerintah yang ada dan sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

Berita Lainnya  Evaluasi Pekan Pertama Pembelajaran Tatap Muka, Puluhan Siswa Tidak Masuk Karena Sakit

Dalam proses perekrutan CPNS tahun 2018 lalu, pihaknya juga tidak mengalami kendala yang berlebih. Bahkan jika sejumlah orang mengkhawatirkan perekrutan pegawai semacam ini rawan dengan penipuan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab, sejauh ini di Gunungkidul masih dalam kategori aman. Mengingat tingkat kepercayaan diri peserta sudah tinggi diimbangi dengan kemampuan yang dimiliki.

Dari sebanyak 386 peserta CPNS yang ada, 246 peserta adalah mereka yang menempati formasi bidang pendidikan baik guru dan pegawai di lingkup SD maupun SMP. Tambahan tenaga ini diharapkan mampu mengurangi permasalahan kekurangan guru PNS di sekolah-sekolah. Namun demikian ia mengakui, tambahan pegawai yang ada ini masih belum memenuhi keseluruhan formasi yang ada.

Berita Lainnya  Ribuan Pelanggar Lalu Lintas Ditilang Dalam Operasi Zebra, Polisi Sita 60 Kendaraan

“Tentunya akan terdapat kebijakan sendiri dalam mengisi formasi atau permasalahan pegawai di Gunungkidul. Dari pemerintah kabupaten sendiri masih terus menunggu kebijakan dari pemerintah pusat dalam hal ini,” tutupnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler