Pemerintahan
Upgrade Kapasitas SDM, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Gunungkidul gandeng BLK dan LPK
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menghadapi revolusi 4.0 tentunya sumber daya manusia yang ada harus semakin digenjot berkaitan dengan kemampuan dan skill yang dimiliki. Sehingga segala macam pekerjaan tetap bisa dilakukan secara manual selain dilakukan oleh mesin yang lebih canggih. Untuk terus mengasah kemampuan sumber daya manusia yang ada, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Gunungkidul berupaya melakukan pengoptimalan peran Balai Latihan Kerja (BLK) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
Kepala Bidang Tenaga Kerja, Disnakertrans Gunungkidul, Munawar mengatakan sejauh ini dari pemerintah terus memfasilitasi para pencari kerja yang ingin mengembangkan kemampuan dan keahlian masing-masing. Beberapa LPK dan BLK yang ada terus dioptimalkan dalam memberikan pelatihan dan pengarahan. Sehingga tenaga kerja yang ada kualitasnya akan mengalami peningkatan.
“Untuk sementara ini keberadaan BLK dan LPK sudah sangat memadahi kok. Peran mereka dalam mengasah kemampuan pencari kerja juga sudah ada progres yang baik,” ucap Munawar, (18/01/2019).
Persaingan yang sangat ketat terutama mengenai kualitas, kemampuan, oengetahuan dan keahliantentunya menjadi problem tertentu. Sehingga perlu adanya kesadaran dari pencari kerja agar lebih berkualitas dibandingkan dengan pesaing-pesaing lainnya. Menghadapi perubahan dunia di mana kemungkinan teknologi canggih akan menggantikan peran manusia dalam bekerja harus ada persiapan khusus.
Selain keahlian dan kemampuan yang harus diasah, inovasi dan keatifitas pun juga harus ditingkatkan.
Kemudian berkaitan dengan pemanfaatan teknologi paling tidak sumber daya manusia juga harus mumpuni atau minimal mengerti sedikit pengoperasionalannya. Revolusi industri 4.0 tentunya juga sangat berpengaruh dalam ketersediaan lowongan pekerjaan. Sehingga saat ini benar-benar dioptimalkan dalam penyerapan dan penyaluran tenaga kerja. Sebenarnya di tingkat lokal saja banyak lowongan pekerjaan yang tersedia, namun juga tidak dipungkiri jika minat untuk bekerja di luar negeri dan bersaing dengan tenaga kerja luar negeri juga semakin meningkat.
“Mereka biasanya ingin mengasah kemampuan sembari mempelajari dunia kerja di luar negeri, jika telah berpengalaman di sana paling tidak jika kembali ke sini dapat bersaing dengan mereka yang memiliki kedudukan,” tambah dia.
Adapun jumlah tenaga kerja yang dikirim ke pabrik-pabrik besar di luar negeri setiap tahunnya terus ada peningkatan. Mulai dari yang semula hanya belasan orang, kemudian puluhan orang, dan tahun 2018 lalu terdapat 120 orang. Tentu terdapat berbagai motivasi pendorong, salah satunya yakni sebagai bekal mempersiapkan diri dengan persaingan yang lebih ketat. (arista)
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
