Connect with us

Pemerintahan

Alokasi dan Harga Pupuk Subsidi Yang Akan Mulai Distribusi

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul mulai mendistribusikan pupuk bersubsidi untuk tahun ini. Pupuk bersubsidi pada tahun ini difokuskan pada jenis Urea dan NPK serta hanya diperuntukkan bagi sembilan komoditas pertanian yang sudah ditentukan.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Sustiwiningsih, menyebut jika alokasi pupuk bersubsidi bagi petani di Gunungkidul pada tahun ini sudah ditentukan. Tercatat sebanyak 23.534 ton pupuk jenis Urea, 12.102 ton pupuk jenis NPK, dan 193 ton pupuk jenis NPK formula akan didistribusikan sepanjang tahun 2023 ini.

Pada tahun 2023, Pemerintah Pusat melalui Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 734 Tahun 2022 sudah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi dengan masing-masing senilai Rp 2.250 per kg untuk pupuk urea, Rp 2.300 per kg untuk pupuk NPK, dan Rp 3.300 per kg untuk pupuk NPK dengan formula khusus kakao.

Berita Lainnya  Dinkes Gunungkidul Siapkan Tenaga Kesehatan untuk Vaksinasi Covid-19

“Sudah ada alokasinya, tahun 2023 sudah mulai distribusi menggunakan kartu tani,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Sustiwiningsih,Kamis (02/02/2023).

Adapun alokasi pupuk pada tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2022 lalu. Tahun lalu, alokasi pupuk jenis Urea hanya sekitar 17 ribu ton saja sedangkan pupuk jenis NPK sekitar 8 ribu ton. Menurutnya, realisasi penyerapan pupuk bersubsidi pada tahun lalu sudah cukup baik yang mencapai diatas 80%.

“Realisasi pupuk bersubsidi sampai dengan bulan November Urea sebesar 83,66% dan NPK 89,31% dari alokasi,” imbuhnya.

Dijelaskannya, tahun 2023 ini terdapat ketentuan pemakaian pupuk subsidi yang dibatasi ke sembilan komoditas saja. Diantaranya ialah Padi, Jagung, Kedelai, Bawang Merah, Cabe, Bawang Putih, Kopi Rakyat, Kakao, dan Tebu Rakyat.

Berita Lainnya  Kasus Aktif Covid19 di Gunungkidul Tinggal 5, Wonosari Kini Tak Lagi Penyumbang Terbanyak

“Pupuk bersubsidi hanya untuk sembilan komoditas saja, petani bisa menebus di tempat-tempat resmi yang sudah ditentukan,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler