Uncategorized
Belasan SD Negeri di Gunungkidul Tak Dapat Siswa
Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pendidikan Kabuoaten Gunungkidul mencatat ada 13 Sekolah Dasar (SD) yang tidak mendapatkan siswa pada penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027 ini dengan sistem online. Selain itu, ada ratusan sekolah yang juga kuota rombongan belajarnya tidak terpenuhi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabuoaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan, faktor utama yang mempengaruhi belasan SD sama sekali tidak mendapatkan siswa dan ratusan sekolah tidak terpenuhi kuota rombelnya adalah jumlah anak masuk sekolah yang setiap tahunnya terus berkurang. Hal ini dikarenakan keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) yang dicanangkan oleh pemerintah dan diterapkan oleh masyarakat Gunungkidul.
“Program KB berhasil sehingga setiap tahunnya jumlah anak masuk sekolah berkurang. Sedangkan jumlah sekolah negeri dan swasta banyak,” kata Nunuk Setyowati, Senin, (15/06/2026).
Disinggung mengenai adanya pergeseran minat orang tua menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta favorite ia mengatakan bahwa di Gunungkidul tidak terjadi hal tersebut. Meski memang banyak yang sekarang masuk ke sekolah swasta.
“Kalau untuk itu tidak juga. Ada beberapa sekolah swasta yang kekurangan pendaftar dan ada juga sekolah negeri yang jumlah pendaftarnya membludak,” jelas Nunuk

Lebih lanjut ia mengungkapkan, di Gunungkidul terdapat 463 SD yang tersebar di seluruh wilayah Gunungkidul. Dari jumlah tersebut, 62 sekolah merupakan sekolah swasta dan 401 merupakan sekolah negeri.
Pada SPMB 2026 yang diselenggarakan pada 3 sampai 5 Juni 2026 kemarin, kuota kursi yang tersedia sebanyak 13.804. Namun hanya terisi pendaftar sebanyak 6.731. Sehingga dari ratusan sekolah tersebut hanya 36 SD yang kuota rombelnya terpenuhi. Sedangkan sekolah lain tidak terpenuhi.
“Yang kuotanya masih tersedia saat ini masih membuka pendaftaran offline, masih menerima siswa baru,” tandas dia.
Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Gunungkidul, Asbani mengatakan, SD yang tidak mendapatkan siswa sama sekali diantaranya SDN II Songbanyu di Kapanewon Girisubo, SDN Gelaran III di Kapanewon Karangmojo, SDN Sambeng II di Kapanewon Ngawen, SDN Wonolagi di Kapanewon Playen, SDN Ngabean di Kapanewon Ponjong, SDN Widoro di Kapanewon Semin, SDN Jaten di Kapanewon Tanjungsari, SDN Kemiri di Kapanewon Tanjungsari, serta SDN Puleireng di Kapanewon Tepus.
Kemudian untuk SD Swasta yakni SD Kanisius Ngawen, SD Sanjaya Giring di Paliyan, SD Muhammadiyah Dawung di Rongkop, dan SD Kanisius Bandung 1 di Playen.
“Dari data tersebut memang ada beberapa sekolah yang beberapa tahun terakhir tidak mendapatkan murid baru. Sehingga kami usulkan untuk regrouping,” ungkapnya.
Pihaknya mengusulkan ada 9 SD yang akan lakukan regrouping. Namun demikian pihaknya masih akan berkoordinasi dengan seluruh jajaran untuk kepastian dan kesiapan regrouping tersebut.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
