Connect with us

Sosial

Bupati Gunungkidul Kukuhkan Pengurus FPRB Baru

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) merupakan sebuah organisasi atau lembaga yang dibentuk untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Mengingat potensi kebencanaan di suatu daerah sangat bermacam macam.

FPRB di Gunungkidul selama ini telah berjalan sangat baik. Tak hanya di kabulaten namun kapanewon pun juga memiliki anggota yang memiliki ketugasan berkaitan dengan kebencanaan dan sosial. Guna semakin mengoptimalkan ketugasan mereka secara berkala kepengurusan selalu dilakukan pergantian.

Seperti pada Sabtu 1 Februari 2025 kemarin, Bupati mengukuhkan Pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Gunungkidul di Ruang Handayani, Kantor Sekretariat daerah Kabupaten Gunungkidul.

“Mudah mudahan amanah yang baik ini yang diamanahkan kepada rekan rekan akan memiliki dampak manfaat yang besar bagi kehidupan masyarakat di Gunungkidul ini,” ucap Bupati Gunungkidul, Sunaryanta.

Berita Lainnya  Bersama 10 Kabupaten/Kota Lain, Gunungkidul Ditetapkan Mendekati Zona Merah Nasional

Ia mengungkapkan, ketugasan dan fungsi FPRB ini cukup luas. Seperti memastikan pembangunan daerah yang berbasis pengurangan risiko bencana, memastikan kelembagaan penanggulangan bencana dapat bersinergi dengan baik, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan mengurangi risiko bencana baru.

“Dibentuknya forum seperti ini agar setiap daerah siap dalam menghadapi kebencaan seperti hidrometeorologi, kekeringan, ini semua sebagai upaya untuk meminimalisir,” jelasnya.

Sunaryanta berharap, dalam menghadapi ancaman kebencanaan untuk tidak berjalan sendiri, namun juga berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai stakeholder serta melibatkan masyarakat bersama-sama meminimalisir dampak yang diakibatkan dari sebuah bencana.

“Pemda dalam hal ini BPBD juga menyiapkan salah satunya Damkar, sarana prasarana lainnya ini merupakan bentuk kesiapan dan adaptasi dalam sebuah perkembangan jaman dan teknologi dalam menghadapi kebencaan,” pungkas Sunaryanta.

Berita Lainnya  Terapkan Lockdown Lokal, Sejumlah Wilayah Batasi Mobilitas Warganya

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler