Pemerintahan
Covid19 Varian Delta Telah Ditemukan di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sri Sultan Hamengku Buwono X beberapa hari silam merilis jika covid19 varian Delta sudah ditemukan di wilayah DIY. Hal tersebut diketahui dari hasil pengujian sampel swab yang dilakukan oleh laboratorium FKKMK UGM. Di Kabupaten Gunungkidul yang saat ini tengah mengalami lonjakan kasus, ternyata varian ini juga sudah ditemukan menyebar. Adapun mutasi virus varian Delta ini menjadi salah satu penyebab lonjakan kasus covid19 yang terjadi secara global. Varian ini memang lebih menular dibandingkan dengan covid19 sebelumnya.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan jika selama ini ada spesimen swab dari pasien covid yang diteliti oleh laboratorium. Hasilnya, memang varian ini sudah menyebar di Bumi Handayani. Namun begitu menurut Dewi berkaitan dengan penyebarannya sendiri masih perlu adanya penelusuran lebih lanjut. Pun demikian ketika disinggung mengenai angka pasien di Gunungkidul yang telah tertular varian delta, Dewi menuturkan pihaknya belum bisa merilis hal tersebut.
“Iya memang sudah ada di Gunungkidul,” ucap Dewi Irawaty, Senin (19/07/2021) saat ditemui disela-sela kegiatan vaksinasi.
Dia menjelaskan, varian delta ini memang penularannya lebih cepat jika dibandingkan dengan varian lainnya. Kemudian gejala yang dialami oleh pasien covid lebih berat juga. Berkaitan dengan antisipasinya, menurut Dewi semua berada di tangan masyarakat. Penerapan protokol kesehatan harus lebih ketat diterapkan dalam setiap kegiatan yang dilakukan masyarakat.
“Kebijakan PPKM Darurat juga harus dipatuhi dengan baik. Sebab varian ini penularannya lebih cepat. Semoga segera dapat dirilis mengenai adanya penularan virus ini,” imbuh dia.

Data yang ada, Minggu (18/07/20201) kemarin, ada tambahan kasus positif sebanyak 224 orang, sembuh 1 orang dan meninggal sebanyak 14 orang. Dengan demikian, total kasus positif di Gunungkidul adalah sebanyak 11.806 kasus, sembuh 7.981 orang, dan meninggal sebanyak 530 orang.
“Prokes ini sangat penting. Dari kasus-kasus yang terjadi saat ini masih didominasi hasil tracing dari klaster-klaster lama,” jelas dia.
Percepatan vaksinasi sendiri juga tetap dilakukan eh pemerintah agar mencapai 70 persen dari jumlah penduduk di Gunungkidul. Adapun saat ini sudah 26 persen yang sudah tervaksin.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized1 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Peristiwa4 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Pemerintahan1 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa4 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Peristiwa2 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa1 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa2 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
