Connect with us

Peristiwa

Cucu Mainan Korek, Api Berkobar di Rumah Mbah Saliyem

Diterbitkan

pada

Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kobaran api sempat membesar di rumah milik Saliyem (85) warga Ngadipiro Kidul, Desa Rejosari, Kecamatan Semin pada Senin (20/04/2020) pagi tadi. Insiden ini sendiri dipicu oleh cucu korban yang sebelumnya bermain korek api. Saliyem harus menderita kerugian hingga jutaan rupiah lantaran bagian depan rumahnya mengalami kerusakan.

Kepala Desa Rejosari, Paliyo menceritakan, kejadian bermula saat sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi, sejumlah cucu Saliyem tengah bermain-main di depan rumah. Tanpa diketahui, rupanya anak-anak itu tengah bermain korek api. Bencana datang ketika tanpa sengaja, api dari korek api yang dimainkan tersebut menyambar sofa yang diletakkan di teras rumah.

Api lantas membesar hingga sampai ke atap rumah. Panik dengan peristiwa ini, Saliyem lalu menyelamatkan para cucunya dan meminta bantuan dari warga.

Berita Lainnya  Belasan Ribu Wisatawan Masuk ke Gunungkidul

“Api sempat membesar mengenai atap rumah,” ujar Paliyo, Senin siang.

Beruntung teriakan ini kemudian didengar oleh warga. Berbondong-bondonglah sejumlah tetangga Saliyem untuk memberikan pertolongan. Meski dengan peralatan seadanya, warga bahu membahu berusaha menjinakkan api agar tidak terus menyebar.

“Butuh waktu sekitar 30 menit hingga api bisa dipadamkan. Karena memang hanya menggunakan peralatan seadanya,” imbuhnya.

Paliyo menuturkan, korban bisa dibilang cukup beruntung lantaran berkat aksi cepat ini, kobaran api tak sampai menyebar ke bagian bangunan lain. Hal ini lantaran, rumah Saliyem terbuat dari material yang mudah terbakar seperti kayu maupun bambu. Terlebih kala itu, kodisi cuaca memang cukup cerah.

Dikatakan Paliyo, walaupun cukup cepat dipadamkan, namun kobaran api sempat merusak bagian depan rumah korban.

Berita Lainnya  Personil SAR Minim, Wisatawan Perlu Waspada Saat Berlibur ke Pantai

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam.peristiwa ini,” tukas dia.

Atas kejadian ini, Paliyo mengimbau masyarakat selalu melarang putra-putri ketika bermain korek. Hal tersebut perlu dilaksanakan untuk meminimalisir kejadian serupa.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler