Peristiwa
Dalam Sehari, Ratusan Wisatawan Pantai Selatan Tersengat Ubur-ubur
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ratusan wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan Gunungkidul tersengat ubur-ubur beracun, Minggu (09/08/2020). Sebagian dari mereka terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Selain menangani serangan ubur-ubur, SAR Satlinmas Wilayah II juga melakukan operasi masker, dimana petugas memberikan himbauan agar wisatawan senantiasa mengenakan masker.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II, Surisdiyanto mengatakan, pihaknya menerima wisatawan yang kesakitan lantaran tak sengaja memegang ubur-ubur atau kerap disebut masyarakat lokal sebagai impes. Hingga sore ini, petugas mencatat ada 268 tersengat impes.
“Terbanyak di Pantai Sepanjang dengan total 72 orang, Pantai Krakal 63 orang, dan Pantai Pulang Sawal atau Indrayanti sebanyak 48 orang. Ada empat orang pengunjung yang harus dilarikan ke puskesmas karena kesakitan dan sesak nafas,” kata Suris, Minggu sore.
Bentuk ubur-ubur ini bisa menarik perhatian, khususnya anak-anak karena memiliki tubuh transparan, dan memiliki rumbai warna biru. Bentuk warna menarik ini seringkali membuat pengunjung ingi menyentuh hewan ini. Ubur-ubur biasanya terbawa ombak, dan terseret ke pasir.
“Warnanya yang unik kadang menarik perhatian pengunjung untuk menyentuh,” ucap Suris.

Ubur-ubur yang biasa muncul merupakan binatang laut yang tergolong ke dalam kelas Scyphozoa. Tubuhnya yang berbentuk payung berumbai, bisa menyebabkan gatal di kulit jika tersentuh. Namun jika tidak kuat bisa menyebabkan sesak nafas.
Tim SAR bersama warga juga kerap melakukan upaya pembersihan ubur-ubur yang mendarat di kawasan pabtai. Tujuannya sendiri agar pengunjung tidak menyentuh hewan laut tersebut.
“Kami hanya bisa mengimbau agar wisatawan tidak menyentuh ubur-ubur karena masih banyak di lautan. Berkunjung ke pantai aman, asal mematuhi dan mengikuti arahan petugas dilapangan,” ucap Suris.
Selain itu, petugas SAR juga melakukan operasi masker sebagai bentuk penegakan protokol kesehatan covid 19. Jumlah pengunjung dari 8 pantai wilayah II Gunungkidul tercatat ada 46.350 orang pengunjung.
“Jumlah pelanggar yang dicatat data pengelanya ada 30 orang. Kita bersama instansi terkait melakukan penindakan dan pembinaan kepada pengunjung yang tidak pakai masker,” imbuh dia.
Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono menambahkan, selain ubur-ubur. Pihaknya mengimbau agar wisatawan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam upaya pencegahan covid-19, seperti tetap menggunakan masker dan jaga jarak selama berkunjung ke kawasan pantai.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial1 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized4 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan6 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
