Pemerintahan
Dapat Jatah 35,3 Miliar, Dana Istimewa di Gunungkidul Belum Sepenuhnya Terserap
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul menyebut belum semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penerima Dana Istimewa (Danais) menyerap seluruh anggaran. Namun demikian, dari sisa waktu yang ada ini meski tinggal beberapa hari lagi, diperkirakan semua dana akan terserap lantaran sejumlah kegiatan masih terus berlangsung.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan keseluruhan Danais yang diterima Gunungkidul adalah sebesar Rp35,576 Miliar. Jumlah tersebut dibagi kepada tiga OPD yang ada.
“Dana tersebut didistibusikan ke DPUPRKP, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang dan Dinas Kebudayaan (Disbud),” kata Sri, Rabu (26/12/2018).
Ia menyebut sampai dengan November 2018, Danais sudah terserap cukup maksimal. Hanya saja, untuk Disbud capaian hingga saat ini baru 90 %.
“Untuk DPUPRKP Insyaalah mencapai 100 %, begitu pula dengan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang untuk pendaftaran tanah itu bisa 100 %,” kata dia.

Sementara itu untuk Danais yang ada di Disbud belum mencapai 100 % disebut karena cukup banyaknya kegiatan seperti program sejarah, bahasa dan permuseuman yang masih sedikit sekali. Kemudian pengembangan kesejarahan, pengembangan bahasa dan sastra, pembinaan pengembangan rintisan budaya, penggiat seni.
“Ya kurang sedikit, tapi ya semoga terserap semua nantinya,” ujar Sri.
Sementara itu, Kepala Disbud, Agus Kamtono mengatakan, pihaknya optimis serapan anggaran Danais akan maksimal pada tahun ini. Sejumlah program yang tersisa diklaim akan dapat segera dirampungkan.
Ia menjelaskan, dana yang ada pada Disbud sebesar Rp13 Miliar telah dimanfaatkan untuk pengembangan seni dan budaya di masyarakat. Salah satunya untuk bantuan alat gamelan. Ia berharap pemanfaatan Danais ini dapat mendorong seni budaya di Gunungkidul untuk menjadi daya tarik wisata di Gunungkidul. Karena saat ini pariwisata Gunungkidul masih sangat mengandalkan wisata alam.
“Kalau untuk pengerjaan Taman Budaya setidaknya pada tahun ini mengerlukan dana sekitar Rp15 Miliar. Pengerjaannya itu DPUPRKP,” kata Agus.
Meski begitu dikatakan Agus saat ini progres pembangunan masih jauh, dan ditarget selesai pada 2020 mendatang. Diharapkan Agus dengan adanya Taman Budaya tersebut dapat menampilkan seni budaya yang menarik wisatawan.
Selain itu juga dengan adanya taman budaya tersebut dapat dimanfaatkan untuk istirahat wisatawan yang datang dan akan ada kios-kios yang menjual souvenir dan oleh-oleh.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized6 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
