Connect with us

Peristiwa

Darah Tinggi Mendadak Kambuh, Manula Ditemukan Tewas di Ladang

Diterbitkan

pada

Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Peristiwa manula yang meninggal ketika beraktifitas di ladang kembali terjadi. Jumat (06/0/2018) sore tadi, Satiyo (70) warga Karang Lor RT 03 RW 07, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo ditemukan tergeletak tak bernyawa di alas Worawari. Diduga korban meninggal karena sakit lantaran dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban ditemukan pertama kali oleh Wasiyo warga Pendowo, Desa Jepitu sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu dari kejauhan dirinya melihat seperti ada orang tergeletak di perengan ladang.

Wasiyo kemudian mendekat dan mencoba membangunkan korban. Namun usaha yang dilakukan tersebut tak membuahkan hasil. Satiyo yang sudah terbujur kaku tak merespon hal itu. Panik, Wasiyo kemudian menghubungi pihak keluarga korban.

Berita Lainnya  Kasus Gantung Diri di Gunungkidul Kembali Jadi Sorotan, Awal 2026 Sudah Lima Kejadian

Keluarga yang mendengar kabar tersebut kemudian meminta bantuan tim SAR Wilayah I untuk membantu mengecek le lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi, Satiyo lalu dievakuasi menuju rumahnya.

"Proses evakuasi yang kita lakukan dengan menggotong korban bergantian dengan warga. Jarak dari lokasi menuju jalan sekitar 200 meter," ujar anggota SAR yang melakukan evakuasi, Pajarto, Jumat malam.

Sementara itu, Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto membenarkan adanya kejadian penemuan mayat tersebut. Dari hasil visum luar yang dilakukan tim medis Puskesmas Girisubo, tidak menemukan luka atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban diduga meninggal dunia lantaran penyakit darah tinggi yang dideritanya mendadak kambuh. Korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.

Berita Lainnya  Hilang Kendali, Mobil Pick Up Nyungsep di Selokan

"Atas kejadian tersebut keluarga menerima dengan ikhlas, bahwa kejadian yang menimpa bapak Satiyo murni diduga karna penyakit darah tinggi yang di derita korban. Selanjutnya pihak pemerintah desa dan bhabinkamtibmas sudah menyerahkan korban kepada pihak keluarga," pungkas Mursidi.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata6 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler