Sosial
Diiming-imingi Endorsment, Foto Syur Gadis Cantik Ini Beredar di Media Sosial
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Apa yang dialami oleh R, warga Semanu mungkin bisa menjadi pelajaran bersama. Gadis cantik yang masih berusia belasan tahun ini dijebak oleh seseorang dengan modus akan diendorse oleh sebuah toko kebaya. Namun bukannya endorse yang didapat, foto-foto seronoknya justru diposting di media sosial oleh pria tak dikenal tersebut. Berang dengan hal tersebut, korban lantas melapor ke Polres Gunungkidul.
Informasi yang berhasil dihimpun, bencana yang dialami R bermula ketika Jumat (20/04/2018) silam, korban dihubungi oleh seorang pria. Pada kesempatan itu, pria misterius tersebut menawarkan kerjasama endorsement kepada korban. Korban yang tertarik dengan penawaran tersebut lantas sanggup untuk menjalin kerjasama. Sebagai persyaratan, pria itu meminta kepada korban untuk menyebutkan detail ukuran baju yang biasa dikenakan korban. Hal tersebut diungkapkan dengan alasan untuk membuat baju kebaya yang sesuai dengan ukuran R.
Tak berselang lama, dengan alasan yang sama, pria itu lantas meminta foto-foto bagian dada, pinggang maupun bagian tubuh lainnya. Korban yang tidak sadar tengah diperdaya menuruti saja keinginan dari pria yang tidak dikenalnya itu.
Masalah mulai timbul ketika selang beberapa waktu kemudian, tepatnya pada hari Minggu (22/04/2018) lalu, R mendapatkan informasi dari salah seorang temannya yang menemukan foto-foto seronok itu diposting oleh sebuah akun di media sosial. Barulah kemudian korban kaget lantaran memastikan bahwa foto-foto itu merupakan foto yang ia kirimkan kepada pria yang menghubunginya tempo hari. Tak terima dengan diedarkannya foto itu, R lantas melapor ke Polres Gunungkidul.
Saat dikonfirmasi, Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Ngadino membenarkan adanya laporan oleh salah seorang warga terkait diedarkannya foto-foto seronok itu. Dipaparkan Ngadino, saat ini pihaknya tengah menindak lanjuti laporan tersebut dengan mengerahkan petugas dari Satuan Reserse dan Kriminal untuk melakukan penelusuran. Disinggung mengenai motif dari kejadian ini, Ngadino enggan menjelaskan lebih lanjut. Namun demikian ia menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
“Tim sedang melakukan penelusuran. Kita sekaligus menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan iming-iming semacam ini,” tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
