Connect with us

film

Film “Tunggu Aku Sukses Nanti”, Angkat Perjuangan Anak Muda dan Keluarga

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar.com)–Film drama keluarga Tunggu Aku Sukses Nanti produksi RAPI Films dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026, bertepatan dengan momentum Lebaran. Film ini langsung mencuri perhatian publik karena dinilai mampu memotret dinamika keluarga besar di Indonesia sekaligus perjuangan anak muda dalam meraih kesuksesan.

Cerita dalam film ini berfokus pada perjalanan seorang pemuda bernama Arga yang tengah berjuang mencari pekerjaan dan membuktikan dirinya kepada keluarga. Kisahnya menggambarkan realitas yang dekat dengan kehidupan banyak orang, mulai dari tekanan keluarga, harapan orang tua, hingga perjuangan meraih masa depan yang lebih baik.

Selain ceritanya yang menyentuh, film ini juga menarik perhatian melalui deretan lagu yang menjadi original soundtrack (OST). Sejumlah lagu populer dipilih untuk memperkuat emosi di berbagai adegan, sehingga membuat penonton ikut bernyanyi dan menggunakan lagu-lagu tersebut sebagai latar musik di media sosial setelah menonton film ini.

Berita Lainnya  Kasak-kusuk Warga Terkait Pembangunan GOR Desa Bernilai Miliaran

Beberapa lagu yang menjadi OST di antaranya Gemilang dari Perunggu, Tangguh dari Petra Sihombing, serta Si Lemah yang dibawakan Hindia bersama RAN.
Sutradara film ini, Naya Anindita, mengungkapkan bahwa pemilihan lagu dilakukan melalui diskusi kreatif bersama tim, termasuk Ardit Erwandha dan Reza Chandika.

“Soundtrack ini adalah songlist di digital streaming saya, Ardit Erwandha, dan Reza Chandika. Saya ingat sekali waktu pertama kali kami mulai editing onset, ada satu montage scene. Saat ngobrol dengan Ardit tentang lagu yang cocok untuk menggambarkan semangat perjuangan, dia bilang Perunggu saja. Perunggu cocok untuk pejuang-pejuang cuan. Akhirnya kami coba Gemilang,” kata Naya.

Ia juga mengungkapkan bahwa lagu Tangguh dari Petra Sihombing sudah dipastikan sejak awal proses penulisan cerita. Lagu tersebut dianggap paling mewakili perjalanan karakter Arga dan keluarganya dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

Berita Lainnya  Belum Juga Diserahterimakan, Talud Jalan Anyar Ngobaran-Ngrenehan Sudah Ambrol dan Retak Puluhan Meter

“Satu-satunya lagu yang sudah fiks dari awal penulisan adalah Tangguh. Menurut saya itu cukup merepresentasikan perjuangan Arga dan keluarganya,” ujarnya.

Sementara itu, untuk adegan penutup bernuansa Lebaran, Naya meminta rekomendasi lagu dari Reza Chandika yang dikenal memiliki pengetahuan luas tentang musik Indonesia. Dari berbagai daftar lagu yang diberikan, akhirnya Si Lemah dipilih karena dinilai paling menggambarkan suasana emosional di akhir film.

Dengan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat serta dukungan musik yang kuat, Tunggu Aku Sukses Nanti diharapkan menjadi salah satu film drama keluarga yang berkesan bagi penonton Indonesia pada 18 Maret tahun ini.

Film Tunggu Aku Sukses Nanti dibintangi oleh Ardit Erwandha, Lulu Tobing, Ariyo Wahab, Adzana Ashel, Maudy Efrosina, Fita Anggriani, Reza Chandika, Niniek L. Karim, Ayu Laksmi, Renitasari Adrian, Jamie Aditya, Afgan, Sarah Sechan, Marcella FP, Petra Gabriel Michael, Gusty Pratama, Rudy Kawilarang, Mitchel Surjadi, Ziyan, Arie Kriting, Soleh Solihun, Indra Brasco, Jourdy Pranata, dan Yono Bakrie. Serta penampilan spesial dari para bintang seperti Tara Basro, Sheila Dara, dan tribute almarhum Vidi aldiano.

Berita Lainnya  Adaptasi Kisah Nyata, Pemain Rumah Dinas Bapak Sapa Penonton di Jogja

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler