Connect with us

event

Screening Film Dukun Magang Pecahkan Tawa Masyarakat Yogya

Diterbitkan

pada

 

Jogja,(pidjar.com)–Film Dukun Magang menceritakan tentang Raka (Jefan Nathanio), mahasiswa yang ingin menyelesaikan skripsi dan lulus tepat waktu. Ia harus menemukan Mbah Djambrong (Adi Sudirja) dukun legendaris setempat yang berada di Desa Kalimati bersama Sekar (Hana Saraswati).

Diproduksi Dens Vision Multimedia, film Dukun Magang memadukan horor dan komedi dalam bingkai coming-of-age yang dekat dengan kegelisahan generasi muda. Diproduseri oleh Denny Januar dengan ide cerita digagas oleh Ki Semar RBS, film ini mampu memecah tawa dalam Screening Film Dukun Magang di Yogyakarta.

Dalam menghadapi tugas skripsi, Raka justru melakukan kesalahan fatal. Ia membuat Kuntilanak Hitam yang telah dikurung selama 12 tahun oleh lepas dan meneror desa. Sebagai penebusan, Raka harus menjalani “magang” tak biasa pada Mbah Djambrong.

Berita Lainnya  Motor dan Mobil Hancur Akibat Kecelakaan Mengerikan di Jalan Jogja-Wonosari, 2 Pemuda Kemadang Tewas Mengenaskan

Atmosfer pedesaan yang kental, musik yang memacu adrenalin, serta detail budaya lokal menjadi kekuatan film ini. Deretan pemain pendukung seperti Mo Sidik, Mang Osa, Norma Cinta, Salsabila, hingga penampilan khusus Fajar Nugra dan Dodit Mulyanto memperkaya lapisan komedi tanpa mengurangi ketegangan.

Jefan Nathanio menuturkan Film Dukun Magang merupakan film horor pertamanya. Ia cukup tertantang dalam memerankan tokoh Raka.

 

“Ini film horor pertamaku, melihat cast top semua. Filmnya lucu, wajib ditonton untuk semuanya. Proses syutingnya seru banget. Apalagi lokasi syuting di Klaten. Klaten itu desa terkaya di Indonesia. Tempatnya asri, asik,”ujar Jefan di Ambarukmo Plaza (25/1/26).

Salsabila Zahra turut menceritakan proses syutingnya yang menyenangkan. Ia juga berharap masyarakat menonton Film Dukun Magang karena sangat direkomendasikan.

Berita Lainnya  Depresi Dimarahi Istri, Pria Nekat Gantung Diri di Ladang Sepi

“Yang paling berkesan dari film ini adalah kelucuannya. Banyak hal-hal yang bisa kita pelajari dari film ini, terutama dalam membuat suatu keputusan. Jadi, jangan lewatkan ya,”ujar dia. (rosa)

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler