Connect with us

Pemerintahan

Gandeng Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak, Pemkab Gunungkidul Normalisasi Aliran Sungai di Gedangsari

Diterbitkan

pada

Gedangsari,(pidjar.com)– Asa warga Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari untuk memiliki jalan yang bebas banjir saat musim penghujan nampaknya akan segera terwujud. Pasalnya, pemerintah kabupaten bersama dengan Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO) saat ini tengah melakukan penanganan pada aliran anakan sungai Oya yang berada di kalurahan tersebut.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, selama ini pihaknya selalu mendapat aspirasi dari masyarakat Hargomulyo mengenai kondisi crossway yang tertutup banjir dan terjadinya sedimentasi atau penumpukan material di aliran anakan sungai Oya di wilayah tersebut.

Saat hujan deras, jalan tertutup air sehingga warga tak bisa melewati ruas jalan tersebut. Merespon aspirasi warga ini, pemerintah kemudian berkoordinasu dengan Balai Besar Wilayah Serayu Opak untuk penanganannya. Rencananya, pada bulan April ini dimulai proyek tersebut.

Berita Lainnya  Jadwal Tes Seleksi CPNS Pemkab Gunungkidul Akan Diumumkan Minggu Ini

Pengerukan sedimentasi serta normalisasi sungai ini sebagai respons cepat atas aspirasi warga dan Lurah Hargomulyo. Adapun informasi yang diperoleh penumpukan material sudah terjadi selama 36 tahun sehingga mengakibatkan pendangkalan serius pada crossway sungai.

“Selama 36 tahun tidak ada upaya pengerukan. Tahun ini kemudian direalisasikan agar tidak ada lagi hambatan di jalan lingkar yang menjadi akses pendidikan, perdagangan, dan lainnya di wilayah ini,” ucap Endah Subekti.

Pengerjaan normalisasi ini direncanakan akan menyasar aliran sungai sepanjang 120 meter. Saat ini, proses pengerukan telah memasuki hari kedua dari target sepuluh hari kerja yang direncanakan.

“Nantinya petugas juga akan melakukan pemangkasan pada bagian tempuran (pertemuan arus) agar aliran air tidak langsung menghantam tanggul di sisi kiri yang berbatasan langsung dengan jalan raya dan pemukiman warga,” jelasnya.

Pasca normalisasi, Bupati berharap agar dari Panewu, Lurah, hingga masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga menjaga kelestarian alam di sekitar sungai tersebut.

Berita Lainnya  Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Bupati Pantau ASN yang Bolos

“Yang sudah ada dijaga dan dirawat. Kami mengimbau kepada warga agar rutin melakukan kegiatan Jumat Bersih atau kerja bakti di sekitar sungai ini. Kemudian kami meminta agar warga tidak menanam tanaman di bantaran sungai, termasuk tanaman pakan ternak yang dapat menghambat jalannya air,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari, Suronto mengatakan, saat musim penghujan tiba warga di Kalurahan Hargomulyo dan sekitarnya selalu resah karena crossway yang berada di sampimg SMPN 3 Gedangsari selalu tertutup banjir. Terlebih saat hujan drngan intensitas tinggi, maka crossway yang menjadi jalan utama warga tidak bisa dilewati.

Untuk bisa melewati crossway tersebut biasanya warga harus menunggu air surut. Sebab jika nekat menyebrangi jalur ini dalam kondisi banjir akan sangat berbahaya.

Berita Lainnya  Empat Kapanewon Masih Berstatus Zona Risiko Tinggi Covid-19

“Crossway ini jalur lingkar Gedangsari kalau saat banjir ya sulit kalau mau melintah. Tunggu surut dulu. Harapannya struktur jalan dilakukan perubahan, dari yang semula crossway dan sering tersumbat menjadi pelengkung atau gorong-gorong jembatan,” kata Suronto.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler