Connect with us

Budaya

Gelar Ritual Ujub Syukur Satu Suro, Masyarakat Gunungkidul Larung Sesaji  di Tengah Laut

Diterbitkan

pada

Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Masyarakat di sekitar pesisir Selatan Gunungkidul menggelar upacara ritual sedekah laut atau labuhan, Senin (10/09/2018). Ritual yang berlangsung di Pantai Baron itu digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam yang juga bertepatan dengan Tahun Baru Kalender Jawa. Sejumlah sesaji dilarung di tengah laut sebagai ungkapan syukur atas rejeki yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.

Pantauan pidjar-com-525357.hostingersite.com di lokasi, kegiatan dimulai dengan ritual kenduri di aula Pantai Baron. Kenduri diikuti oleh seluruh warga yang mengais rejeki di sekitar pantai.

Usai kenduri selesai, masyarakat yang mengenakan pakaian tradisional tersebut kemudian mengarak empat gunungan hang berisi hasil bumi. Tampak dua ekor ayam warna hitam dan kepala kambing disiapkan untuk dilarung di lautan.

Berita Lainnya  Jejak Penyebaran Islam di Gunungkidul, Jayani Simpan Al Quran Tulisan Tangan Berusia Ratusan Tahun

Sesampainya di tepi pantai sesepuh atau orang yang dituakan oleh warga sekitar, membuka ritual dengan doa. Dengan menabur bunga serta beberapa sesaji, empat gunungan kemudian dinaikan di atas kapal nelayan untuk selanjutnya dibawa menuju tengah laut.

Sesepuh Desa Kemadang, Ngatno mengatakan, sedekah laut merupakan tradisi turun temurun yang selalu dilakukan oleh masyarakat di pesisir selatan. Sesajian yang disiapkan merupakan hasil bumi dari masyarakat sebagai wujud syukur atas limpahan rezki yang diterima.

Adapun dua sesaji yang menjadi perhatian, yakni kepala kambing dan ayam dikatakan Ngatno sebagai sarana tolak bala. Selain itu juga merupakan simbol dari sifat buruk manusia yang harus dibuang jauh-jauh.

Berita Lainnya  Hindari Tabrakan Dengan Bus, Mobil CRV Terjang Warga Hingga Tewas

“Ayam itu kan sukanya terbang nggak jelas, tidak punya arah yang jelas. Itu harus kita buang agar kita madep manteb (fokus) terhadap apa yang kita kerjakan,” kata Ngatno.

Ia menambahkan, untuk kepala kambing merupakan simbol dari pikiran manusia yang penuh kebodohan, kelicikan dan kemalasan yang juga harus dibuang. Sehingga dalam berfikir manusia diharapkan dapat berfikir positif, jernih dan terhindar dari hal-hal kotor.

“Seharusnya memang menggunakan kepala kerbau, sebagai simbol kemalasan, karena kerbau kan aktivitasnya lelet, itu (kepala kambing) sebagai gantinya,” ungkap Ngatno.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Hj Badingah mengatakan, dengan digelarnya ritual ini semoga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan yang ada di Pantai Baron. Sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Berita Lainnya  Rasulan Besar-besaran Dirayakan Masyarakat Karangmojo

“Namun jangan lupa ketika wisatawan datang kita harus menjaga sapta pesona, kebersihan kenyamanan terutama. Supaya wisatawan, baik lokal, nasional dan internasional tidak kapok dan suka datang lagi,” pungkas dia. (Kelvian Adhi)

 

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler