fbpx
Connect with us

Sosial

Gerakan Menjaga Imun Pengaruhi Penurunan Angka Gantung Diri di Gunungkidul

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Hingga pekan terakhir di bulan Februari 2020 ini sedikitnya ada tujuh kasus gantung diri di Bumi Handayani. Kendati demikian, organisasi Inti Mata Jiwa (IMAJI) Gunungkidul klaim angka gantung diri selama pandemi menurun.

Relawan IMAJI, Wage Dhaksinarga mengatakan, ada tren penurunan bunuh diri selama pandemi. Ada faktor menarik yang ia sebut berkaitan dengan pandemi. Antara lain karena sejumlah gerakan dinaungkan pemerintah untuk tetap menjaga imunitas tubuh.

“Gerakan-gerakan menjaga imunitas tubuh tanpa disadari memunculkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan mental,” papar Wage, Sabtu (27/02/2021).

Wage menambahkan, selama ini kesehatan hanya diidentikan dengan kesehatan fisik saja. Dengan treat menjaga imun kasus bunuhndiri dapat juga ditekan.

“Kasus bunuh diri juga cenderung fluktuatif ratenya masih pada kisaran 30an kasus, bisa kurang bisa juga lebih,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengaku saat ini kinerja satgas berani hidup tidak optimal. Hal ini karena kalah drngan penanganan covid19.

“Tapi mereka juga masih beraktivitas dengan kegiatan pertemuan lintas sektor sampai upaya pendampingan pada masyarakat rentan,” ujar Drajad.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler