Connect with us

Sosial

Melihat Potensi Budidaya Keladi, Tanaman Hias yang Kini Banyak Dicari

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Selama masa pandemi covid19 ini memang banyak sekali orang yang menjalankan aktivitas di rumah saja. Hal ini membuat banyak orang memilih untuk menghias rumah dengan berbagai macam tanaman hias.

Saat ini, tanaman yang tengah moncer di kalangan masyarakat ialah tanaman hias keladi. Bentuknya yang unik membuat banyak penggemarnya rela merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkannya.

Melihat potensi pasar yang cukup menggirukan ini, ditangkap oleh Widirahayu (27) warga Siyono Tengah, Logandeng, Playen. Puluhan jenis keladi berjejer di depan rumahnya. Mulai dari jenis red clone, ratana, keladi strowberi, greend stard, keladi batik hingga white queen.

Sebenarnya budidaya keladi ini sudah saga lakoni dua tahun terakhir, awalnya cuma suka, ternyata masuk pandemi banyak yang menjual dan membeli,” ungkap Widi, Minggu (28/02/2021).

Dikatakan Widi, perawatannya pun cukup mudah. Ia hanya menyiram tanaman ini satu kali sehari baik pagi atau sore. Keladi-keladi yang memiliki warna indah tersebut juga harus dipastikan terkena paparan sinar matahari dengan baik.

Ya sebetulnya biar kena cahaya dengan tujuan agar motif pada daun bisa keluar dan lebih tajam,” ujar dia.

Widi mengaku, satu pot tanaman keladi yang ia jual cukup variatif. Mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

Berita Lainnya  Mengenal Sosok Evan Pratama, Drifter Wahid Berkelas Internasional Yang Ternyata Punya Darah Gunungkidul

Kalau daunnya lebar dan motifnya unik mahal. Alhamdulillah sebulan bisa mengumpulkan uang kurang lebih sepuluh jutaan,” jelas Widi.

Tak hanya warga di Gunungkidul saja, Widi mengaku juga menjual keladi online. Pangsa pasarnya pun beraneka ragam mulai dari Yogyakarya hingga Jawa Tengah.

Setiap hari hampir ada orderan baik dari market place maupun instagram, ya cukup menghasilkan di tengah pandemi,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler