Connect with us

Peristiwa

Jaringan Peredaran “Pil Sapi” Dibongkar, Satresnarkoba Gunungkidul Ringkus Tiga Pelaku

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Peredaran obat berbahaya jenis pil putih berlogo “Y” atau yang kerap disebut “pil sapi” berhasil diungkap Satresnarkoba Polres Gunungkidul. Tiga pelaku dari jaringan berbeda berhasil diamankan dalam operasi beruntun yang digelar sejak awal April 2026.

Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa mengungkapkan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait maraknya penyalahgunaan obat berbahaya di wilayah Tanjungsari.

“Dari informasi tersebut, anggota kami melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku pertama berinisial YF,” jelasnya.

YF (20), warga Tanjungsari, ditangkap pada Rabu malam, 1 April 2026 sekitar pukul 22.45 WIB. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 171 butir pil putih berlogo “Y” yang disimpan pelaku. Selain itu, polisi juga mengamankan uang tunai serta satu unit ponsel yang kemudian menjadi kunci pengembangan kasus.

Berita Lainnya  Jamas Pusaka Jadi Tradisi Warga Pengkol Sambut 1 Suro

Dari hasil pemeriksaan isi ponsel, petugas menemukan jejak komunikasi yang mengarah kepada pelaku lain berinisial HA. Tak butuh waktu lama, tim Opsnal bergerak cepat dan menangkap HA (22) di wilayah Semin pada Kamis dini hari, 2 April 2026 sekitar pukul 02.30 WIB. Dari tangan HA, polisi menyita belasan butir pil serupa.

Pengembangan terus dilakukan. Dari pengakuan HA, diketahui bahwa barang haram tersebut diperoleh dari seorang pemasok berinisial R yang berada di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Tim kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil meringkus R pada hari yang sama sekitar pukul 12.00 WIB di sebuah ruko di kawasan Jalan Raya Weru–Tawangsari, Sukoharjo.

“Dari tangan R, kami menemukan ribuan butir pil serta berbagai jenis obat lain yang diduga diedarkan tanpa izin,” tegas Kapolres.

Barang bukti yang diamankan dari R terbilang besar, antara lain 4.621 butir pil putih berlogo “Y”, ratusan butir obat jenis lain seperti Trihexyphenidyl dan pil kuning berlogo “mf”, serta uang tunai hasil penjualan.

Berita Lainnya  Satu Orang Tewas di Patuk, Motor Rem Blong Terjun ke Pekarangan Warga

Polisi menyebut, modus para pelaku adalah mengedarkan obat-obatan tersebut secara ilegal demi meraup keuntungan. Praktik ini dinilai sangat berbahaya karena obat diedarkan tanpa standar keamanan dan pengawasan medis.

Ketiga pelaku memiliki latar belakang berbeda, mulai dari pengangguran hingga pelajar. Namun, mereka terhubung dalam satu rantai distribusi peredaran obat ilegal lintas daerah.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 435 dan/atau Pasal 436 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, juncto ketentuan pidana dalam UU Nomor 1 Tahun 2026. Mereka terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun dan/atau denda hingga Rp5 miliar.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus menggencarkan penindakan terhadap peredaran obat berbahaya di wilayah Gunungkidul.

Berita Lainnya  Rentetan Bencana Akibat Hujan Jumat Sore, Robohkan Kandang Puyuh Hingga Lukai Pemotor

“Ini menjadi peringatan keras bahwa peredaran obat ilegal tidak akan kami toleransi. Kami akan tindak tegas siapa pun yang terlibat,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Berita Terpopuler