Peristiwa
Klaster Baru Muncul, Puluhan Santri PP Al-Mumtaz Positif Covid19
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hari Sabtu (10/07/2021) kemarin, jumlah penambahan warga Gunungkidul yang terpapar covid19 cukup tinggi yaitu sebanyak 303 kasus. Salah satu penyumbangnya ialah munculnya klaster baru di Kapanewon Patuk.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty membenarkan adanya klaster baru tersebut. Klaster baru tersebut berada di Pondok Pesantren Al-Mumtaz, Kapanewon Patuk. Setidaknya terdapat 27 santri yang terpapar covid19.
“Ada 27 santri yang dinyatakan positif covid19, saat ini semuanya sudah dikarantina di asrama tersendiri,” terang Dewi.
Mengetahui adanya klaster baru, para petugas Dinas Kesehatan segera melakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan santri yang positif covid19. Hingga saat ini Dinas Kesehatan masih menunggu hasil pengembangan tracing, sembari menunggu hasilnya para santri diminta untuk melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu.
Dikonfirmasi secara terpisah, Ahmad salah satu pengurus Pondok Pesantren Al-Mumtaz mengakui adanya 27 santri yang dinyatakan positif. Perihal riwayat awal mula penularan hingga saat ini masih dicari tahu oleh pihak PP Al-Mumtaz. Aktifitas santri saat ini di PP Al-mumtaz pun telah diliburkan lantaran terjadinya klaster baru di tempat tersebut. Selain itu juga para santri saat inu sedang menjalani isolasi mandiri di asrama secara ketat.

“Informasi tertularnya dari mana masih dicari. PP Al-Muntaz sudah menerapkan pengawasan yang ketat, tapi masih ada beberapa santri yang tak mematuhinya,” ucap Ahmad.
Ahmad mengungkapkan, bantuan yang datang baru berupa masker, namun pihaknya belum menerima bantuan logistik bagi para santri yang sedang menjalani isolasi mandiri. Saat ini pihak pesantren tengah mencukupi secara mandiri kebutuhan santri selama menjalani isolasi.
“Hari Rabu kemungkinan isolasi mandiri sudah selesai. Untuk kembalinya aktifitas pembelajaran akan dimusyawarahkan lagi,” kata Ahmad.
Dengan bertambahnya 303 pasien covid19 yang baru, kini jumlah warga Gunungkidul yang terpapar covid19 mencapai 9.441 orang. Jumlah kesembuhan terhadap pasien covid19 di Gunungkidul mencapai 5.693 orang, sedangkan secara keseluruhan 387 orang meninggal dunia akibat covid19. Adapun pasien covid19 yang saat ini dirawat di Rumah Sakit maupun yang sedang menjalani isolasi mandiri mencapai 3.431 orang.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
