Pendidikan
UAJY Lepas 288 Lulusan, Proses Belajar Tidak Berhenti di Jenjang Formal
Jogja,(pidjar.com)–Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menyelenggarakan Wisuda Program Sarjana dan Program Magister Periode III Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu (30/5/2026) di Student Center, Gedung Slamet Rijadi. Sebanyak 288 wisudawan dan wisudawati resmi dilepas, terdiri atas 264 lulusan program sarjana dan 24 lulusan program magister.
Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., menyatakan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari segalanya. Setelahnya, para wisudawan dan wisudawati harus menghadapi dunia profesional dan ekosistem global yang sangat dinamis. Ia juga mengingatkan bahwa proses belajar tidak berhenti di jenjang formal, namun terus berlanjut hingga ke pengabdian di masyarakat.
“Setelah wisuda, jangan pernah kehilangan semangat untuk terus belajar. Belajar, belajar, dan belajar. Belajar tidak hanya di jalur formal, justru berinteraksi dengan lingkungan kita adalah sebuah proses pembelajaran yang luar biasa untuk kita semuanya, ” ujar Setyabudi.

Pesan serupa juga disampaikan oleh Yohanes Gustan Ganda, S.T. selaku perwakilan alumni. Ia menyampaikan realita bahwa dunia luar setelah kelulusan akan mempertanyakan nilai lebih dan menuntut kontribusi nyata.
“Ijazah yang Anda pegang hari ini barulah tiket keberangkatan, bukan tanda kemenangan. Dunia luar di sana tidak akan memberi tepuk tangan hanya karena Anda sudah lulus. Dunia akan bertanya, ‘Apa yang bisa kamu lakukan? Apa nilai lebihmu?,” ungkapnya.
Gustan juga menyampaikan tiga hal yang harus dipegang oleh para wisudawan dan wisudawati, yakni menjadi pribadi yang unggul, berkompeten, dan berintegritas. Selain itu, ia juga meyakinkan para wisudawan dan wisudawati untuk tetap tenang dan adaptif dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat.
Apribilli, Mahasiswa Program Magister Hukum, Fakultas Hukum UAJY, didapuk sebagai wakil wisudawan. Ia menyuarakan tantangan yang dihadapi para wisudawan dan wisudawati saat ini, yakni moral. Apribilli mengajak insan-insan UAJY yang telah dibekali oleh nilai-nilai keatmajayaan untuk tidak hanya bersaing secara akademik dan skill, namun juga secara integritas.
Rektor UAJY, Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., dalam pidatonya menyinggung ensiklik Paus Leo XIV, Magnifica Humanitas, mengenai peran pendidikan di era Artificial Intelligence AI agar kemanusiaan tetap terjaga. Ia juga berpesan agar alumni memiliki integritas, empati, dan tidak mudah menyerah.
Wisuda ini bukan menjadi akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari pengabdian dan kontribusi di tengah masyarakat. Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di UAJY, para alumni diharapkan mampu menjadi pribadi yang berintegritas dan kompeten dalam melangkah ke jenjang selanjutnya.(Rosa)
-
Info Ringan4 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Kriminal7 hari yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa3 hari yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 hari yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Peristiwa2 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized1 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Uncategorized3 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Peristiwa6 hari yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
