Connect with us

Pemerintahan

Lama Tinggal Wisatawan Masih Rendah, Gunungkidul Butuh Wisata Malam agar Turis Tak Langsung Pulang

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)–Di tengah euforia kunjungan wisatawan yang mencapai jutaan orang per tahunnya, Kabupaten Gunungkidul masih dihadapkan dengan oermasalahan length of stay. Rata-rata lama tinggal wisatawan di Kabupaten Gunungkidul masih tergolong sangat rendah. Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap pendapatan daerah maupun efek dominonya dalam memutar roda perekonomian masyarakat secara optimal.

Kondisi ini mendorong pemerintah mencari terobosan baru untuk menahan wisatawan agar tidak langsung kembali ke Yogyakarta atau tempat tinggal mereka setelah menikmati destinasi wisata pada siang hari. Salah satu strategi yang dinilai efektif adalah pengembangan wisata malam.

Data Triwulan I 2026 menunjukkan rata-rata wisatawan hanya menghabiskan waktu sekitar 1,04 hari di Gunungkidul. Padahal, semakin lama wisatawan berada di suatu destinasi, semakin besar pula pengeluaran mereka di Gunungkidul yang berefek domino pada perputaran ekonomi yang dapat dinikmati masyarakat.

Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata Disparekrafpora Gunungkidul, Erlangga Singgih Anandito, mengatakan, pola kunjungan wisatawan nusantara masih didominasi perjalanan sehari atau one day trip dari Kota Yogyakarta maupun daerah penyangga lainnya.

Berita Lainnya  Mulai Cair, BSU Kemendikbud Sasar Tenaga Honorer di Sekolah

Menurutnya, akses menuju Gunungkidul yang semakin mudah serta karakter wisata alam yang dapat dinikmati dalam waktu singkat menjadi salah satu penyebab rendahnya angka lama tinggal wisatawan.

“Selain itu, keterbatasan aktivitas wisata malam juga membuat perputaran ekonomi dari sektor pariwisata belum optimal,” kata Anandito, Rabu (10/6/2026).

Tak hanya wisatawan domestik, lama tinggal wisatawan mancanegara juga masih relatif pendek. Berdasarkan data yang ada, wisatawan asing rata-rata hanya menghabiskan waktu sekitar 1,35 hari di Gunungkidul.

Anandito menjelaskan, kunjungan wisatawan mancanegara pada awal tahun dipengaruhi kondisi low season pariwisata global pascalibur tahun baru. Selain itu, masih terbatasnya agenda atau event bertaraf internasional membuat durasi kunjungan wisatawan asing belum bisa meningkat secara signifikan.

“Di sisi lain, kedekatan dengan destinasi utama seperti Kota Yogyakarta menjadikan Gunungkidul masih sering diposisikan sebagai destinasi pelengkap atau secondary destination,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Disparekrafpora Gunungkidul, Nanang Putranto, menegaskan peningkatan lama tinggal wisatawan tidak cukup hanya dengan menambah jumlah kunjungan. Yang lebih penting adalah menciptakan alasan bagi wisatawan untuk menginap lebih lama dan melakukan lebih banyak aktivitas selama berada di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Antraks, Pasar Hewan tetap Berjalan, Sektor Ekonomi Masih Aman

Menurut Nanang, berbagai penelitian menunjukkan bahwa daya tarik destinasi, kualitas pelayanan, diversifikasi atraksi wisata, hingga pengalaman wisata yang beragam memiliki pengaruh besar terhadap angka length of stay (LOS).

Salah satu langkah yang dinilai paling potensial adalah pengembangan wisata malam atau night tourism.

“Saat ini sebagian besar wisatawan datang pagi atau siang hari, menikmati destinasi wisata, kemudian kembali ke Yogyakarta pada sore hari. Jika tersedia atraksi malam yang menarik, wisatawan akan terdorong untuk menginap minimal satu malam,” jelas Nanang.

Meski begitu, Nanang menegaskan konsep wisata malam di Gunungkidul tidak boleh bertentangan dengan nilai budaya masyarakat Gunungkidul. Lanjut dia, selama dirancang dan dilaksanakan sesuai norma sosial, budaya, agama, serta kearifan lokal yang berlaku.

Berita Lainnya  Dana Desa Minggu Depan Cair, Pembangunan Bisa Segera Dilaksanakan

Menurutnya, sejumlah kegiatan malam sebenarnya sudah mulai berkembang di Gunungkidul. Beberapa di antaranya seperti Gunungkidul Night Specta (GNS) dan Gunungkidul Tourism Fest (GTF). Namun, kegiatan tersebut belum sepenuhnya dikemas sebagai program wisata malam yang berlangsung rutin sepanjang tahun.

Ke depan, pengembangan wisata malam diharapkan tidak hanya meningkatkan lama tinggal wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha pariwisata, UMKM, pengelola penginapan, hingga masyarakat sekitar destinasi wisata.

Dengan bertambahnya aktivitas pada malam hari, pergerakan ekonomi wisata di Gunungkidul diharapkan tidak lagi berhenti saat matahari terbenam. Wisatawan pun memiliki lebih banyak alasan untuk menghabiskan waktu dan membelanjakan uangnya lebih lama di Bumi Handayani.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata3 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler