Peristiwa
Longsor Akibatkan Tanah Pekarangan Merekah, 7 Rumah Warga Terdampak
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah rumah milik warga Padukuhan Kenis dan Brongkol di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus terdampak longsoran tanah yang terbawa aliran air hujan pada Senin (06/01/2020) tadi malam. Meski tidak sampai ada rumah yang rusak, namun material tanah di pekarangan yang terbawa air tersebut sempat menutup akses jalan warga, mendesak rumah warga dan bahkan mengakibatkan tanah merekah layaknya terbelah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki menceritakan, hujan deras yang mengguyur wilayah Tepus pada Senin malam kemarin mengakibatkan tanah di pekarangan milik Suyanto (60) warga Brongkol, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus ambles. Amblesan tanah sendiri cukup lebar yakni sepanjang 16 meter dengan kedalaman 3 meter. Tak hanya itu, tanah tersebut juga merekah sehingga membelah pekarangan tersebut, lebarnya sendiri sekitar 3 meter.

Lantaran tak kuat menahan gerusan air hujan, material tanah tersebut terbawa aliran air hingga ke Padukuhan Kenis yang berada tepat di bawah padukuhan tersebut. Material tanah longsor itu lantas menutup akses jalan warga. Bahkan beberapa rumah milik warga setempat juga terdampak.
“Untuk rumah hanya terdesak tanah saja. Belum sampai menimpa bangunan rumah,” kata Edy Basuki, Selasa (07/01/2020).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, untuk rumah yang terdampak sendiri sebanyak 7 unit milik warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja patut diwaspadai jika hujan dengan intensitas hujan tinggi kembali terjadi di wilayah tersebut, dimungkinkan akan terjadi longsor susulan.
“Petugas kami sudah lakukan pengecekan di lapangan. Akses jalan memang sempat tertutup. Belum lagi tanah yang merekah itu,” imbuh dia.
Sementara itu, salah seorang perangkat Desa Purwodadi, Suyanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pagi hingga sore tadi, sejumlah warga melakukan kerjabakti untuk merekayasa agar rekahan tidak semakin melebar. Selain itu, warga juga mengevakuasi material longsor membuka akses jalan dan beberapa hal lainnya.
“Tadi sudah kerja bakti, menggali tanah yang sebagian menimpa rumah warga,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
