Connect with us

Sosial

Lupa Matikan Kompor, Kios Kelontong Dilalap si Jago Merah

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah rumah milik Bambang Sulistyo di Padukuhan Gadungsari RT 01 RW 12, Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu nyaris ludes dilalap api pada Minggu (31/12/2017) siang tadi. Kebakaran sendiri diduga akibat kecerobohan sang penghuni rumah yang lupa tak mematikan kompor. Tak ada korban dalam peristiwa yang mengakibatkan kerugian hingga mencapai puluhan juta rupiah tersebut.

Salah seorang saksi mata, Ratiyo mengatakan, sekitar pukul 10.00 WIB dirinya melihat adanya kepulan asap dari bagian belakang rumah korban. Awalnya ia mengira asap tersebut berasal dari pembakaran sampah.

Namun karena api berangsur-angsur membesar, membuat Ratiyo curiga dan berinisiatif mendekat guna melakukan pengecekan. Barulah kemudian ia kaget setelah melihat api sudah berkobar di hunian yang sekaligus merupakan toko kelontong milik Bambang Sulistyo. Ratiyo pun langsung berteriak-teriak meminta pertolongan warga.

Berita Lainnya  Disepakati UMK dan UMP Naik, Perusahaan Yang Tidak Taat Akan Diberi Sanksi

"Warga sempat berkumpul dan melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Tak lama kemudian datang mobil pemadam kebakaran," ujar Ratiyo.

Terpisah, anggota Tim Pemadam Kebakaran Wonosari, Totok mengatakan, pihaknya yang mendengar adanya laporan kebakaran langsung menuju lokasi kejadian. Tiga unit mobil pemadam dan satu ambulance GES diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman api.

Proses pemadaman sendiri menurut Totok terkendala lantaran bangunan yang terbuat dari kayu serta banyaknya barang dagangan yang mudah terbakar sehingga api bisa dengan cepat membesar.

"Meski begitu, proses pemadaman berjalan lancar tanpa insiden sampai api berhasil dijinakan," imbuh dia.

Ditambahkannya, berdasarkan keterangan dari saksi maupun korban, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat api kompor yang lupa dimatikan oleh pemilik rumah. Api lantas membesar dan kemudian melalap bangunan. Ia menambahkan, kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai lebih dari 50 juta lantaran beberapa bagian rumah terbakar dan barang dagangan pun sebagian besar habis dilalap api

Berita Lainnya  HUT PMI di Tengah Pandemi, Kesulitan Dapatkan Stok Darah hingga Cerita Banyaknya Jenazah yang Dimakamkan dengan Protokol Covid

"Tidak sampai ada korban baik dari penghuni rumah, warga setempat, maupun petugas pemadam kebakaran," pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler