Olahraga
Partai Final Diundur, Menpora Dipastikan Hadiri Partai Puncak Lipeg
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Closing Ceremony final Liga Pelajar Gunungkidul (Lipeg) 2019 akan berlangsung sangat meriah. Pasalnya, selain tentunya pertandingan final yang seru, panitia telah menyediakan sejumlah hiburan untuk menyambut Menpora Imam Nahrawi yang dipastikan bakal menginjakkan kakinya di Satdion Gelora Handayani. Dalam kedatangannya, panitia akan menyuguhkan tarian gembyong kolosal di tengah lapangan.
Ketua Panitia Pelaksana Lipeg 2019, Heri Santosa mengatakan digelarnya partai final ini sengaja dimundurkan dari rencana awal. Semula, partai final liga sepakbola pelajar terbesar di Gunungkidul ini akan digelar pada tanggal Minggu 17 Maret 2019. Namun kemudian lantaran padatnya jadwal dari Menteri Imam Nahrawi, partai final kemudian diundur satu hari pada Senin 18 Maret 2019.
“Pak menteri ada acara peresmian liga pelajar di Jawa Barat pada hari Minggu itu. Karena kita menginginkan beliau datang, maka final kita undur menjadi Seninnya,” kata Heri, Kamis (14/03/2019).
Ia mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan acara ceremonial megah dalam partai final tersebut. Dalam kedatangannya, Imam Nahrawi akan disambut dengan tarian gembyong kolosal. Tarian sendiri akan dilangsungkan di tengah lapangan rumput Gelora Handayani.
“Final tahun ini akan menjadi hal yang berbeda. Kami mohon bantuan segala pihak untuk kelancaran kegiatan Lipeg ini,” imbuh dia.

Heri menambahkan, saat ini gelaran Lipeg telah memasuki babak semi final. Pertandingan pertama babak ini akan dilangsungkan pada 15 Maret 2019. Dalam pertandingan tersebut juara grup akan melawan runner up grup dengan sistem satu kali pertandingan.
“SMA N 2 Playen sebagai juara grup E akan menghadapi SMK N 2 Wonosari sebagai runner up grup F. Kemudian SMA N 1 Tanjungsari sebagai juara grup F akan menghadali SMA N 1 Girisubo sebagai runner up grup E,” ujar Heri.
Ia mengatakan, dalam babak semi final ini kick off akan dimulai pada pukul 13.00 WIB. Hal tersebut mengacu kepada kondisi stadion yang masih sangat minim penerangan.
“Rencananya satu hari selesai babak semi final itu. Jika kedua tim bermain imbang maka langsung adu pinalti, tidak ada babak perpanjangan waktu,” kata Heri.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial1 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized4 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan6 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
