Pemerintahan
Pasca Penataan Petugas TPR, Dalam Sebulan Retribusi Wisata Capai 6,5 Miliar
Wonosari,(pidjar.com)- Kunjungan wisatawan ke Gunungkidul pada bulan Januari 2026 ini melonjak drastis. Masuknya hampir satu juta wisatawan pada momen liburan akhir tahun ini juga berdampak pada melejitnya pendapatan asli daerah (PAD). Hanya dalam kurun waktu 1 bulan saja, lebih dari 6 miliar telah masuk ke kas daerah dari sektor restribusi. Keberhasilan penataan di kawasan Pantai Sepanjang serta munculnya obyek wisata baru yang langsung ngehits menjadi penyebab utama lonjakan wisatawan yang masuk ke Gunungkidul.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Yohanes Nanang Putranto mengatakan, berdasarkan data yang ada, jumlah kunjungan wisatawan dari tanggal 1 Januari sampai dengan 23 Januari 2026 terdapat 435.151 pengunjung yang masuk ke obyek wisata Gunungkidul. Sedangkan PAD yang diperoleh mencapai Rp. 5.499.675.250.
Kemudian sepekan berikutnya, kunjungan wisatawan ke Gunungkidul terus bertambah. Sehingga h total jumlah wisatawan yang masuk ke Gunungkidul dari tanggal 1 sampai 31 Januari 2026 sebanyak 520.950 wisatawan. Selama kurun waktu Januari, total PAD dari sekror retribusi telah mencapai Rp. 6.569.640.800.
“Kawasan Pantai Selatan masih mendominasi kunjungan pariwisata,” ucap Yohanes Nanang Putranto saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut ia mengatakan, tingginya kunjungan wisata di kawasan selatan karena ada banyak pilihan pantai yang dapat dikunjungi dengan berbagai ciri khas yang disuguhkan.

Sebagai contohnya, dengan adanya penataan wajah baru Pantai Sepanjang menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan. Setiap harinya, kawasan ini selalu ramai wisatawan untuk menikmati sore di tepi pantai.
Kemudian booming wisata baru yaitu On The Rock yang juga diminati wisatawan lokal DIY maupun dari luar daerah.
“Banyak yang penasaran dengan obyek wisata On The Rock dan Pantai Sepanjang,” tambah dia.
Lebih lanjut Nanang mengatakan, tahun 2026 ini, pemerintah menargetkan PAD sebesar Rp 36,4 miliar. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan dengan target tahun lalu yang mencapai Rp 33 miliar namun realisasinya kurang dari target.
Jika iklim kunjungan wisatawan setiap bulannya tinggi, tentu akan berpengaruh pada PAD yang masuk serta perputaran uang yang terjadi di wilayah Gunungkidul.
Sebagai upaya untuk terus mendongkrak PAD, dari Dinas Pariwisata sendiri akan berupaya melakukan pengawasan dan pendampingan kepada petugas-petugas di Pos Retribusi. Bahkan belum lama ini, Bupati Gunungkidul juga mengambil langkah penyegaran petugas TPR agar dapat mengoptimalkan pelayanan serta pendapatan.
Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini mengapresiasi tingginya PAD yang diperoleh dari sektor retribusi wisata ini. Ia berharap kedepannya pendapatan akan tetap stabil bahkan naik.
“Adanya penataan dan konsep baru Pantai Sepanjang, penyegaran petugas retribusi serta tempat wisata baru di pesisir ini berdampak positif pada PAD di Januari ini. Harapan kami, setiap bulannya bisa stabil diangka Rp 5 miliar itu, kalau dikali 12 bulan PAD kita sudah Rp 60 miliar,” ucap Endang.
Sesuai dengan fungsinya, DPRD nantinya akan melakukan pengawasan mengenai kondisi di lapangan. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kebocoran pendapatan.
Termasuk pihaknya juga mendorong pemerintah untuk memperhatikan sarana prasarana hingga infrastruktur menuju dan di kawasan wisata. Hal ini penting sebagai penunjang, agar kedepan wisata Gunungkidul semakin baik dan terkemuka.
“Penataan Pantai Sepanjang sudah bagus kami mendorong pemerintah agar kedepannya penataan pantai lain juga diterapkan. Sehingga membuat daya tarik tersendiri dan membuat wisatawan betah di Gunungkidul,” tutup Endang.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
