Connect with us

Uncategorized

Petugas Temukan 2 Kasus Cacing Hati Pada Hewan Kurban

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul melalui tim kesehatan hewan bersama mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada terus melakukan pemantauan penyembelihan hewan kurban di berbagai wilayah selama momentum Iduladha 1447 Hijriah.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat dalam kondisi sehat, aman, utuh, dan halal (ASUH).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, drh. Retno Widyastuti mengatakan selama vhari penyembelihan hewan kurban ini pihaknya terus turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan.

Adapun dalam pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan kondisi hewan sebelum disembelih hingga pemeriksaan organ dalam setelah proses penyembelihan. Dari ribuan hewan kurban yang telah diperiksa, ditemukan dua kasus jeroan sapi yang terpapar cacing hati. Temuan tersebut berasal dari organ hati sapi yang mengalami infeksi parasit sehingga dinyatakan tidak layak konsumsi.

Berita Lainnya  Keperegok Selingkuh, Warga di Ngloro Didenda 200 Sak Semen dan 10 Truk Pasir Untuk Bangun Jalan

“Ada 2 yang kena cacing hati berat, mungkin ternak berasal dari daerah persawahan,” kata drh. Retno.

Atas temuan tersebut, kemudian jaringan yang rusak diafkir (dihilangkan). Sehingga bagian hati yang lain masih bisa dikonsumsi dan aman.

“Hanya sepojok yan rusak. Sisa hati masih bisa dikonsumsi,” kata dia.

Disinggung mengenai temuan lain, ia mengatakan apabila sejauh ini tidak ada temuan hewan ternak dalam kondisi terpapar penyakit. Menurutnya semua dalam kondisi aman.

“Tidak ada temuan lain. Dipastikan daging kurban dari hewan lain tetap aman setelah melalui pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh,” tandasnya.

Ia menjelaskan pada hari pertama penyembelihan hewan kurban, dilaporkan 1.775 titik lokasi penyembelihan dengan jumlah sapi 3.278 ekor, kambing 17.256 ekor, domba 1.763 ekor. Jumlah keseluruhan hewan kurban yang dipotong sebanyak 22.297 ekor.

Berita Lainnya  Pemkab Bangun 4 Taman Sebagai Ruang Terbuka Hijau

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata6 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler