Peristiwa
Polres Gunungkidul Salurkan Bantuan ke Korban Longsor di Gedangsari
Gedangsari,(pidjar.com)– Sepekan pasca terjadinya bencana tanah longsor di sejumlah wilayah di Kapanewon Gedangsari, Polres Gunungkidul bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana alam. Adapun bantuan yang diberikan berupa sembako, santunan bagi warga yang membutuhkan, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa mengatakan, beberapa waktu terakhir cuaca ekstrem terjadi di wilayah Gunungkidul. Seperti di Gedangsari, yangmana ada sejumlah lokasi banjir, longsor bahkan pohon tumbang yang mengakibatkan akses penghubung rusak serta kerusakan rumah dan fasilitas umum.
Dari pihak kepolisian sesaat setelah kejadian langsung bergerak ke titik-titik terdampak bencana untuk membantu proses penanganan, evakuasi serta assesment. Sepekan terjadinya sejumlah bencana, di beberapa lokasi sudah berangsur pulih kembali.
Selain penanganan awal, Senin,(23/02/2026) siang tadi Kapolres Gunungkidul, bersama dengan jajarannya kembali turun ke lapangan untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan warga terdampak tidak merasa sendiri. Bantuan sembako ini memang tidak dapat mengganti kerugian yang ada, namun kami berharap dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya di sela kegiatan.

Selain bantuan logistik, jajaran kepolisian juga menerjunkan tim medis untuk memberikan pemeriksaan kesehatan. Layanan ini difokuskan bagi lansia, anak-anak, serta warga yang mengalami keluhan pascabencana. Kondisi lingkungan yang lembab dan terdampak longsor dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan apabila tidak segera ditangani.
“Pada kegiatan bakti sosial ini kami juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan. Sebab cuaca masih tidak menentu, dimana hujan deras masih sering terjadi dan bisa berpotensi kejadian yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Kapolres juga meminta warga agar segera melapor dan melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman apabila terjadi hujan deras dalam durasi lama, terutama jika muncul tanda-tanda seperti retakan tanah.
“Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Koordinasi dengan aparat kalurahan, relawan, dan Bhabinkamtibmas perlu terus diperkuat agar risiko korban dapat diminimalkan,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized14 jam yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized5 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized7 hari yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized3 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
