Connect with us

Peristiwa

Rapid Test di Lingkup Dinas Lingkungan Hidup, 10 Tenaga Kebersihan Reaktif Corona Dibawa ke Wisma Wanagama

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rabu (24/06) lalu, Dinas Kesehatan melakukan rapid test kepada 70 tenaga kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul. Tindakan rapid test ini sebagai upaya pemerintah untuk mengetahui kondisi para pekerja lantaran mereka merupakan orang yang cukup rentan terpapar covid 19.

Dari rapid test yang dilakukan, terdapat 10 tenaga kebersihan dan pengambil sampah yang hasilnya menunjukkan reaktif covid 19. Mereka berasal dari berbagai Kapanewon di Gunungkidul. Untuk mengantisiapasi hal-hal yang tidak diinginkan, kemudian mereka dievakuasi untuk mengikuti karantina di Wisma Wanagama.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, setelah hasil rapid keluar para tenaga kebersiahan dan pengambil sampah ini diminta mengikuti karantina di Wisma Wanagama. Pemantauan dan pengecekan kesehatan terus dilakukan secara berkala. Selanjutnya akan diambil swab untuk mengetahui apakah yang bersangkutan positif covid 19 atau negatif.

Berita Lainnya  Lindungi Kaum Perempuan, LBH Desak Polisi Cepat Tuntaskan Pelecehan Seksual Jalanan

“Sejak hasilnya keluar mereka langsung menjalani karantina di Wisma Wanagama,” kata Dewi Irawaty, Minggu (28/06/2020).

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingukungan Hidup Gunungkidul, Aris Suryanto mengatakan, meski ada beberapa petugas kebersihan dan pengambil sampah yang dinyatakan reaktif, akan tetapi hal tersebut tidak mempengaruhi tanggungjawab unit kebersihan dan pengambilan sampah.

“Pembersihan dan pengambilan sampah tetap berjalan dengan pola sift yang baru,” ucap dia.

Untuk memaksimalkan pembersihan jalan dan tempat umum, serta pengambilan sampah saat ini melibatkan petugas lain di luar petugas persampahan dan kebersihan. Dari DLH mengambil petugas pertamanan dan pengelola TPA untuk sementara waktu menggantikan posisi pekerja yang sedang dikarantina.

“Kita juga berikan APD untuk melindungi petugas kebersihan. Sementara mereka yang sedang dikarantina tetap dipantau dan diberi semangat agar fokus pada kesehatan mereka terlebih dahulu,” tutupnya.

 

Berita Lainnya  Hati-hati Ada Gelombang Setinggi 4,5 Meter di Pantai Selatan

 

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler