Connect with us

Uncategorized

Satu Kasus Malaria Ditemukan di Gunungkidul, Begini Langkah Skrining yang Dilakukan Dinkes

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)- Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat adanya satu temuan kasus malaria di Kabupaten Gunungkidul. Untuk itu upaya skrining dilakukan dengan menyasar pada kalangan yang memiliki riwayat mobilitas di wilayah endemis malaria.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, dr. Wanda Abrar mengungkapkan di tahun 2026 ini dinas menemukan adanya 1 kasus malaria yang diderita oleh seorang warga Gunungkidul. Pengobatan terhadap yang bersangkutan telah dilakukan dan berhasil sembuh.

“Kasus relaps atau kambuh. Untuk sekarang sudah sembuh,” kata Wanda Abrar, Sabtu, (09/05/2026).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sebagai upaya pencegahan dan skrining Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul terus melaksanakan pemeriksaan aktif terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), warga binaan pemasyarakatan, mahasiswa, serta santri pondok pesantren.

Berita Lainnya  Lomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta

“Yang memiliki riwayat perjalanan, bertugas atau berasal dari wilayah endemis kami lakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Hal ini dimaksudkan untuk memastikan kondisi kesehatan masing-masing. Jika kemudian terjangkit penyakit ini agar dapat segera dilakukan penanganan medis sesuai dengan standar tatalaksana.

“Contohnya di wilayah Semanu, pemantauan juga dilakukan terhadap mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta dan santri pondok pesantren dengan melakukan pendataan asal daerah maupun riwayat perjalanan sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan tidak dilakukan secara menyeluruh kepada seluruh kelompok, melainkan secara selektif berdasarkan faktor risiko epidemiologis,” tandasnya.

Ia menambahkan, pemerintah terus berupaya mempertahankan status eliminasi malaria yang disandang sejak 2014. Meski di setiap tahunnya masih ditemukan kasus tersebut. Namun jumlahnya sangat minim.

Berita Lainnya  Tujuh Manfaat Ekstrak Daun Pandan

Di tahun 2025 misalnya, tercatat sebanyak 4 kasus malaria, seluruhnya merupakan kasus import atau penderita yang tertular dari luar wilayah Gunungkidul.

Selain dilakukan deteksi dini dengan pemeriksaan, dinas juga melakukan pemetaan reseptivitas malaria melalui pemeriksaan keberadaan nyamuk Anopheles pada lokasi-lokasi perindukan di setiap kalurahan guna mendeteksi potensi penularan setempat.

“Hasilnya nihil. Di Kabupaten Gunungkidul tidak ditemukan kasus indigenous, yaitu kasus malaria akibat penularan lokal dan disini tidak ada wilayah endemis,” tandasnya.

Ia berpesan agar masyarakat selalu menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan dan upaya lainnya perlu ditingkatkan dimanapun tempat tinggalnya serta mewaspadai penyakit ini saat berada di daerah endemis (luar kota). Termasuk menjaga stamina dan pola makan sebagai antisipasi mudah terpapar virus maupun bakteri.

Berita Lainnya  Pabrik Oven Kayu Terbakar, Petugas Butuh Waktu 2 Jam Untuk Padamkan Api

“Gejala umum malaria yang menjadi fokus kewaspadaan antara lain demam tinggi, menggigil, sakit kepala berat, nyeri otot, nyeri sendi, serta nyeri punggung. Adapun gejala berat yang perlu penanganan segera meliputi sesak napas, anemia berat, hingga penurunan kesadaran. Jika mengalami kondisi demikian segera periksakan ke faskes agar dapat segera tertangani,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler