Peristiwa
Siswa Sekolah Terkonfirmasi Positif Bertambah 2 Anak
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul, mencatat adanya 2 kasus penambahan terkonfirmasi positif dari sekolah di Kapanewon Patuk. Penambahan ini membuat total ada 4 siswa dan 3 guru yang sudah terkonfirmasi positif.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi irawaty mengungkapkan 4 kasus anyar di Kapanewon Patuk tersebut adalah anak perempuan berusia 4 tahun warga Kapanewon Patuk dengan riwayat kontak dengan konfirmasi positif. Anak perempuan 10 tahun warga Kapanewon Patuk riwayat kontak dengan konfirmasi positif.
Kemudian anak perempuan 2 tahun warga Kapanewon Patuk riwayat kontak dengan konfirmasi positif, dan anak laki-laki 9 tahun dari Kapanewon Patuk, riwayat kontak dengan konfirmasi positif.
“Kalau yang tertular di sekolah adalah anak usia 9 dan 10 tahun. Kalau untuk anak-anak 2 tahun serta 4 tahun itu mereka kontak dengan pasien positif,” kata Dewi Irawaty, Minggu (29/11/2020).
Dengan demikian, kasus penularan yang terjadi di lingkup sekolah mengakibatkan 3 guru dan 4 pelajar SD harus menjalani isolasi baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri. Saat ini, pemerintah melalui Dinkes dan Puskesmas masih melakukan tracing siapa saja yang pernah kontak langsung dengan mereka yang saat ini positif terkonfirmasi.

Dewi menjelaskan awal mula penularan covid-19 di lingkup sekolah itu bermula adanya suami istri dari Kabupaten Kulon Progo yang mengajar di SD di Kapanewon Patuk. Guru tersebut ternyata terkonfirmasi positif, namun sebelumnya mereka sudah melakukan kontak dengan siswa di sekolah maupun rekan guru di sekolah tersebut.
“Dua murid tertular guru perempuan. Kemudian yang laki-laki (suami) menularkan ke guru rekan kerjanya,” jelas dia.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, Minggu (29/11/2020) tidak ada penambahan terkonfirmasi positif. Terdapat laporan, 9 pasien dinyatakan sembuh. Total akumulasi kasus konfirmasi positif di Gunungkidul ada 463 kasus, sembuh 368 kasus, dan masih dirawat sebanyak 79 orang. Untuk kasus meninggal terkonfirmasi positif ada 16 kasus.
Dinas Kesehatan terus mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan cuci tangan menggunakan air mengalir dengan sabun.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
