Pendidikan
Targetkan Prodi Unggulan PTS DIY Melonjak Signifikan dalam Empat Tahun, UPPS PTS DIY dan LLDIKTI V Tanda Tangani MoA Kesepakatan Bersama
Jogja, (pidjar.com)– Unit Pengelola Program Studi (UPPS) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Kemendikbud Ristek menandatangani kesepakatan Memorandum of Agreement (MoA) and Implementation of Agreement (IA) Berbasis Joint Resources di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Jum’at (28/9/2024).
Pendatanganan kesepakatan tersebut merupakan bentuk dari keseriusan LLDIKTI Wilayah V bersama UPPS untuk meningkatkan program studi (prodi) di PTS selama empat tahun ke depan.
Kepala LLDIKTI Wilayah V, Setyabudi Indartono mengatakan, penurunan jumlah mahasiswa di PTS DIY ini memang sudah dirasakan lama oleh pimpinan PTS. Hal ini juga tidak bisa dipungkiri kondisi masyarakat yang semakin selektif dalam memilih tempat studinya.
“Nah itu adalah bagian dari tantangan kita agar bagaimana nanti calon mahasiswa itu memilih PTS. Karena mereka memilih PTS itu berdasarkan kualitas, mau tidak mau kita harus meningkatkan kualitas kita. Nah kualitas sebuah perguruan tinggi itu indikatornya hanya satu, akreditasi,” katanya saat ditemui di sela acara.

Setyabudi menyebut, ke depan nanti untuk perguruan tinggi tidak ada akreditasi berjenjang, namun hanya disebutkan terakreditasi dan tidak terakreditasi. Sementara untuk akreditasi prodi masih berlaku.
“Ada gradasi-gradasi, ada yang unggul , baik sekali dan seterusnya. Nah oleh karenanya kita ingin agar prodi-prodi kita, kampus-kampus kita ini terekognisi unggul. Untuk bisa unggul kita harus mengikuti kriteria yang telah ditentukan oleh pemerintah, ” jelasnya.
Setyabudi menjelaskan, saat ini pihaknya sedang berusaha untuk memastikan bahwa ke depan prodi-prodi kampus PTS di DIY juga bisa unggul mengikuti aturan dan tuntutan lembaga akreditasi yang ada. Namun jika setiap PTS hanya bergerak sendiri dan hanya berusaha sendiri untuk meningkatkan kualitasnya akreditasinya maka hal tersebut akan berat.
“Kita punya potensi yang luar biasa, di DIY ini dengan 100 PTS kita dan ada 8 PTS yang sudah unggul, jadi prototype untuk yang lainnya. Ada 750 program studi yang ada yang unggul dan ada 131 yang A ada 62. Ini juga potensi yang luar biasa, di samping kita SDM nya ada 114 guru besar, 750 lektor kepala, doktornya hampir 2000. Itu kita manfaatkan untuk Tri Dharma kita ini akan bisa mengakselerasi,” ungkapnya.
Saat ini prodi PTS di DIY hampir 400 yang terakreditasi baik sekali dan B. Artinya tinggal satu langkah lagi menjadi unggul. Kata Setyabudi, kalau misalnya separuh saja yang baik sekali dan B itu bisa terakreditasi unggul 3-4 tahun ke depan, maka bisa jadi 40 persen prodi PTS di DIY bisa unggul.
“Sekarang 26 persen. Kita sepakati kemarin komitmennya 4 tahun. Mudah-mudahan dengan 4 tahun berjalan ini, sudah jadi culture, sudah membudaya kerja sama diantara kita yang fokusnya adalah meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, ” ungkapnya.
Setyabudi menambahkan, prodi menjadi salah satu indikator utama bagi calon mahasiswa memilih PTS di DIY. Bahkan beberapa saat yang lalu, salah satu Dewan Eksekutif BAN PT melakukan survey dan menemukan ternyata memang ada keunikan di DIY. Dari sekian banyak perguruan tinggi dengan sekian banyak karakteristiknya ternyata pilihan utama dari calon mahasiswa yang memilih ke Yogya adalah kualitas.
“Kualitas kan indikatornya cuma satu, akreditasi. Dan yang kedua, yang menarik juga ini kualitas dosennya sehingga mau tidak mau kualitas dosennya kita harus upgrade juga. Harus yang lebih banyak yang doktor, harus lebih banyak yang lektor kepala bahkan mungkin guru besar. Ini tuntutan dari yang spesifik ingin kuliah di Yogya,” pungkasnya. (Ken).
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
