fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Telah Disetujui Gubernur, Tim SAR Bakal Segera Rekrut Personel Anyar

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gununungkidul berencana melakukan tambahan personil SAR yang ada di Gunungkidul. Hal ini dilakukan mengingat perkembangan pariwisata pantai yang saat ini cukup pesat. Dari bentang pantai sepanjang 72 kilometer, 33 titik pantai sudah mulai dikunjungi wisatawan.

Kasi Linmas Penggerahan dan Pengendalian, Satpol PP Gunungkidul, Edy Winarto memaparkan, sesuai SK Gubernur yang telah turun, pihaknya akan melakukan penambahan personil SAR untuk ditempatkan di dua wilayah. Mengingat, saat ini jumlah personil yang ada yakni 87 orang dirasa masih minim.

“Pada 2020 mendatang ada penambahan 12 personil. Nanti 12 personel anyar itu akan ditempatkan di dua wilayah, wilayah Sadeng dan wilayah Baron. Untuk Sadeng 5 personil dan Baron 7 personel,” ungkap Edi, Selasa (17/09/2019).

Ia menambahkan, saat ini ada 33 titik pantai yang sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan setiap akhir pekannya. Sedangkan keberadaan 87 anggota SAR yang ada dirasa masih belum mampu mencakup luasnya kawasan wisata tersebut.

Berita Lainnya  Hanya Buka 72 Formasi, Pendaftar Rekruitmen THL Pemkab Gunungkidul Capai Ribuan Orang

“Harapannya dengan penambahan personel ini kita mampu melakukan pertolongan lebih cepat jika ada kecelakaan laut atau peristiwa yang membutuhkan penanganan cepat,” beber dia.

Untuk saat ini sendiri, personel yang ada telah dilengkapi dengan berbagai macam alat seperti pelampung hingga jetsky. Ke depan terkait dengan sarana prasarana akan terus dilengkapi.

Disinggung mengenai honor yang diberikan, menurut Edi nantinya SAR akan diberikan upah yang bersumber dari APBD kabupaten dan APBD provinsi. Mereka menurut Edi, personel SAR berstatus sebagai tenaga honor bukan tenaga harian lepas (THL).

“Ada uang lembur Rp 15 ribu dan uang makan Rp 20 ribu juga untuk petugas yang jaga,” kata Edi.

Sebelumnya, Koordinator SAR Satlinmas wilayah I, Sunu Handoko mengatakan, masih terdapatnya blank spot menjadi kendala pihaknya dalam komunikasi. Namun begitu, pihaknya menggunakan alat komunikasi berupa HT agar akses komunikasi dapat berjalan lancar ketika ada hal yang perlu cepat ditangani.

Berita Lainnya  Hanya 30 % Kendaraan di Gunungkidul Yang Rutin Uji KIR, Dishub Ancam Getolkan Razia

“Di Wilayah I masih banyak pantai yang tak bersignal. Seperti Wediombo, Siung dan Nglambor itu belum ada signal. Kita gunakan HT untuk komunikasi,” terang dia.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunumgkidul, Harry Sukmono menambahkan, pihaknya menghimbau kepada wisatawan yang berlibur ke kawasan wisata pantai agar lebih mawas diri terlebih ketika bermain di pantai. Pihaknya tidak mampu memberi tambahan jumlah personil yang akan mengawasi di pantai. Pemerintah berharap, elemen pelaku wisata baik nelayan maupun pedagang mampu membantu mengawasai para wisatawan.

“Kalau kita tidak mungkin nambah personil. Kita harapkan Pokdarwis yang ada bisa membantu dengan menyebarkan informasi kepada petugas SAR,” ujar Harry.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler