Peristiwa
Update Covid-19 Gunungkidul, Pasien Terkonfirmasi Positif Bertambah 10 Orang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat adanya tambahan 10 kasus positif covid-19, Selasa (03/11/2020). Kendati ada tambahan orang yang dirawat, hari ini juga ada 5 pasien positif yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengungkapkan dari 10 orang terkonfirmasi positif tersebut adalah wanita 39 tahun dari Kapanewon Wonosari dengan riwayat kontak dengan konfirmasi positif, laki-laki 51 tahun dari Kapanewon Wonosari, riwayat suspek, laki-laki 55 tahun dari Kapanewon Tepus, riwayat kontak dengan konfirmasi positif.
Kemudian wanita 85 tahun dari Kapanewon Tepus riwayat kontak dengan konfirmasi positif. Anak perempuan 7 tahun dari Kapanewon Ponjong, riwayat kontak dengan konfirmasi positif, laki-laki 38 tahun dari Kapanewon Ponjong memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif.
Wanita 37 tahun dari Kapanewon Ponjong, riwayat kontak dengan konfirmasi positif, wanita 43 tahun dari Kapanewon Ponjong memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif. Wanita 69 tahun dari Kapanewon Ponjong riwayat kontak dengan konfirmasi positif, dan anak perempuan 11 tahun dari Kapanewon Ponjong, riwayat kontak dengan konfirmasi positif.
“Proses tracing akan dilakukan oleh petugas medis di puskesmas mereka tinggal,” kata Dewi Irawaty.

Mereka yang akan diswab adalah mereka yang selama beberapa hari terakhir sempat melakukan kontak erat. Dalam artian, warga yang pernah ngobrol dengan jarak dekat atau bersentuhan.
Dengan adanya tambahan tersebut maka akumulasi terkonfirmasi positif covid-19 selama ini sebanyak 325 orang. Dari jumlah itu, 275 sudah sembuh, 37 orang masih dalam perawatan di rumah sakit dan 13 lainnya meninggal dunia. Untuk spesimen yang telah diambil oleh petugas selama ini sebanyak 6.914.
Pihaknya menghimbau agar dalam penerapan protokol kesehatan lebih diperketat lagi. Masyarakat tidak boleh terlena saat berhadapan dengan orang lain, jaga jarak, penggunaan masker, dan cuci tangan menjadi hal yang wajib dilakukan untuk melakukan antisipasi dini.
“Tidak usah panik dalam menyikapi bertambahnya orang terkonfirmasi. Yang terpenting tetap menerapkan protokol kesehatan dan berusaha melakukan antisipasi diri sendiri,” tutupnya.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized3 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
