Uncategorized
192 Siswa SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Diwisuda, Sekolah Tekankan Pentingnya Karakter dan Prestasi
Wonosari,(pidjar.com)– SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul menggelar Haflah Akhirussanah atau Wisuda Angkatan ke-11 di Gedung Auditorium Lantai 3 Taman Budaya Gunungkidul, Sabtu (20/6/2026). Sebanyak 192 siswa kelas IX dari program Fullday dan Boarding resmi dilepas setelah menuntaskan pendidikan selama tiga tahun.
Pada kegiatan tersebut, sekolah Mengusung tema “Eka Dasa Wiyata Hastha Santri”, kegiatan tersebut menjadi momen penuh syukur sekaligus ajang apresiasi atas berbagai capaian akademik dan nonakademik para siswa selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Kepala SMP Muhammadiyah Al Mujahidin, Zendy Pradikta, mengatakan, wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi penanda keberhasilan proses pendidikan dalam membentuk generasi yang unggul, berkarakter Islami, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Dalam kegiatan ini, dirinya juga menekankan agar para lulusan terus menjaga nilai-nilai keislaman dan tidak berhenti mengembangkan kemampuan diri. Menurutnya, kelulusan dari jenjang SMP merupakan awal dari perjalanan yang lebih luas dalam menuntut ilmu dan menggapai cita-cita.
“Di mana pun melangkah, jadilah pribadi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan Muhammadiyah,” ucap Zendy.

Ketua Panitia Haflah Akhirussanah, Wildan Rezki, mengatakan, kegiatan wisuda menjadi sarana mempererat silaturahmi antara sekolah, siswa, dan orang tua. Selain itu, momentum tersebut digunakan untuk memberikan apresiasi kepada siswa yang menunjukkan prestasi terbaik selama belajar.
Menurutnya, setiap anak memiliki proses perkembangan yang berbeda. Karena itu, sekolah berupaya memberikan ruang bagi seluruh siswa untuk tumbuh sesuai potensinya masing-masing.
“Setiap siswa sedang membangun fondasi yang kuat. Dengan bekal tersebut mereka diharapkan mampu berkembang lebih jauh, menemukan jati diri, dan meraih kesuksesan pada masa mendatang,” katanya.
Sekolah juga memberikan berbagai penghargaan kepada siswa berprestasi, mulai dari lulusan terbaik, peraih nilai tertinggi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD), tahfidz terbaik, hingga siswa dengan prestasi terbanyak. Penghargaan juga diberikan kepada guru dan karyawan berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka terhadap kemajuan sekolah.
Untuk kategori lulusan terbaik, posisi pertama diraih Kanaya Khansa Florisabila dari kelas IX-D dengan nilai rata-rata sekolah 94,13. Posisi kedua ditempati Alifa Wilantika dari kelas IX-F dengan nilai 94,12.
Sementara sejumlah siswa lain yang masuk dalam jajaran 10 lulusan terbaik di antaranya Jauzaa Maraya Naurani, Rafa Maliha Fikriyah, Aisya Azalia Prabowo, Salsa Hasna Agniya, Aisha Faiha Ramadhani, Madina Zidania Fathan, Aleeza Listianova, dan Alvino Ariansyah Putra.
Prestasi gemilang juga ditorehkan Kanaya Khansa Florisabila pada capaian TKA/TKAD dengan nilai tertinggi keseluruhan sebesar 363,33. Disusul Rafa Maliha Fikriyah dengan nilai 350,01, serta Aisya Azalia Prabowo dan Salsa Hasna Agniya yang sama-sama memperoleh nilai 350,00. Adapun Alifa Wilantika menempati posisi berikutnya dengan nilai 349,99.
Pada kategori mata pelajaran, Aisya Azalia Prabowo meraih nilai tertinggi Matematika sebesar 93,33. Untuk Bahasa Indonesia, nilai tertinggi 96,67 diraih oleh Puan Khanza Khaneishia Rifa’i, Muhammad Syauqi Ahza, dan Alyssa Kirania Putri. Sementara nilai tertinggi IPA sebesar 93,33 diraih Salsa Hasna Agniya.
Prestasi istimewa juga tercatat pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Empat siswa berhasil meraih nilai sempurna 100, yakni Aisha Faiha Ramadhani, Muhammad Fakhri Rahman, Naylafrenda Eldidan Priatmaja, dan Pratista Tsamara Galih.
“Capaian-capaian ini menjadi bukti konsistensi SMP Muhammadiyah Al Mujahidin dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” pungkasnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
