Pemerintahan
Bendungan Dibangun, Pemdes Playen Akan Segera Kembangkan Sentra Penanaman Bawang Putih
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tahun 2018 ini, Desa Playen bagaikan mendapatkan berkah yang luar biasa. Dua program pemerintah yaitu pemindahan Pasar Playen serta pembangunan bendungan diprediksi akan memberikan dampak perekonomian yang cukup besar bagi warga masyarakat Desa Playen.
Kepala Desa Playen, Surahno menuturkan, pihaknya melihat peluang yang cukup besar dari kedua program pemerintah yang akan segera direalisasikan ini. Pemerintah Desa Playen akan menindaklanjuti kebijakan ini dengan kebijakan susulan dari program desa. Ia meyakini kedua protek ini nantinya akan sangat berguna bagi pengembangan pertanian di wilayahnya.
“Kita harus cepat menangkap peluang,” beber Surahno, Kamis (22/02/2018) siang tadi.
Seperti dari proyek pembangunan bendungan di Sungai Mojosari, Desa Playen yang rencananya akan dibangun pada bulan April 2018 mendatang. Adanya bendungan ini nantinya bisa diproyeksikan untuk memaksimalkan produktifitas lahan pertanian di sekitarnya. Selama ini, lahan pertanian di Playen sangat produktif dan menjadi wilayah penghasil sayur di Gunungkidul.
“Total di Desa Playen ini ada 20.000 hektar lahan pertanian yang produktif,” katanya.

Program dari Pemerintah Desa Playen yang akan menyusul dari pembangunan bendungan ini adalah pengembangan tanaman bawang putih. Pemilihan bawang putih ini tak lepas dari masih jarangnya tanaman ini dikembangkan oleh petani Gunungkidul. Sementara pasar dari bawang putih ini sangat terbuka sebagai salah satu bumbu utama kebutuhan pangan warga masyarakat.
“Kita akan bangun sentra penanamanan bawang putih yang akan semakin memperkaya khasanah produksi sayur mayur petani Playen,” lanjut dia.
Sementara pemindahan pasar darurat Playen juga menurut Surahno akan cukup berdampak pada kegiatan perekonomian warga. Nantinya setelah Pasar Playen selesai dibangun dan dikembalikan ke tempatnya semula, lokasi pasar darurat akan dibuat sebagai pasar desa. Diharapkan dengan hal ini, masyarakat Desa Playen bisa semakin dekat dalam menjual maupun membeli barang kebutuhan mereka terutama hasil-hasil pertanian.
“Muaranya adalah memfasilitasi kegiatan ekonomi masyarakat setempat sehingga roda perekonomian bisa berputar dan semakin banyak masyarakat sini yang memanfaatkannya,” tutup dia.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
