Pemerintahan
DPRD Akhirnya Liburkan Sementara Agenda Kunjungan Kerja
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Masifnya penyebaran Covid-19 membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul mulai Senin (23/03/2020) depan meniadakan agenda kunjungan kerja ke luar daerah. Pun demikian, mulai pekan depan, DPRD Gunungkidul juga tidak akan menerima agenda kunjungan kerja dari wilayah lain. Kebijakan ini diambil untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntaringsih mengatakan, mengingat adanya wabah Corona ini, pihaknya memutuskan untuk sementara meniadakan agenda kunjungan kerja ke luar daerah. Kebijakan ini berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.
“Sementara mulai Senin besok tidak ada kunker. Kita juga tidak menerima tamu dari wilayah lain. Kebijakan ini sampai tanggal 30 Maret tetapi masih bisa berubah sesuai kondisi yang terjadi nanti,” ungkap Endah ketika dihubungi melalui saluran telepon, Sabtu (21/03/2020).
Ia mengatakan, pihaknya juga telah mengirim surat kepada Dinas Kesehatan terkait dengan rekomendasi kebijakan bagi anggota dewan yang usai melakukan kunker belum lama ini. Nantinya kebijakan tersebut akan disampaikan kepada anggota dewan yang telah usai melakukan kunjungan kerja.
“Ada yang kunker ke Gresik, Madiun, dan Surabaya selama 3 hari. Kita tunggu rekomendasi dari Dinkes nantin seperti apa kemudian akan kita sampaikan melalui grup WA anggota dewan,” jelas dia.
Disinggung menegenai jumlah anggota dewan yang melakukan kunjungan kerja, ia tidak bisa menjelaskan secara detail. Namun yang memastikan tidak ikut hanya fraksi PKS, sementara yang lain tanggung jawab masing-masing fraksi dan anggota dewan.
“Itu kunker terakhir. Kita minta untuk tidak ada kunjungan kerja lagi. Semua dilakukan di kantor dengan tetap menjaga kebersihan dan kesehatan,” ucap Endah.
Sementara, Kepala Dinkes Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengaku belum menerima surat resmi dari dewan terkait dengan pemeriksaan anggota dewan yang pulang kunker. Pihaknya menganjurkan self isolated di rumah 14 hari, kalau ada keluhan kemudian diperiksakan ke dokter.
“Kita sarankan untuk istirahat di rumah bagi mereka yang pergi keluar kota,” imbuh Dewi.
-
Uncategorized20 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
