Pemerintahan
Sejumlah Perusahaan Besar Mulai Beroperasi Normal, Dinas Pantau Nasib Ribuan Pekerja Yang Sempat Dirumahkan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Era new normal ini diharapkan mampu menjadi awal pemulihan ekonomi masyarakat yang terpuruk selama pandemi. Sejumlah obyek wisata telah dibuka oleh pemerintah, usaha-usaha kecil juga sudah mulai bangkit. Bahkan saat ini telah ada perusahaan besar yang juga terdampak mulai beroperasi normal.
Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul, Ahsan Jihadan mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah melakukan monitoring perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Gunungkidul. Selama pandemi terjadi, banyak perusahaan yang melaporkan dampak yang luar biasa. Ada sekitar 34 perusahaan terdampak kelesuan perekonomian akibat pandemi.
Perusahaan-perusahaan tersebut kemudian harus mengambil kebijakan dengan pengurangan pekerja, pengurangan produksi dan lainnya. Penerapan new normal ini disikapi oleh pemilik usaha untuk kembali bangkit. Saat ini telah ada perusahaan yang sempat tersendat operasionalnya yang mulai beroperasi secara normal.
“Produksi perlahan juga pulih untuk perusahaan yang sempat menerapkan pengurangan jumlah produksi barang mereka,” kata Ahsan Jihadan, Rabu (08/07/2020).
Sementara itu, untuk perusahaan yang menerapkan kebijakan perumahan pekerja masih dilakukan monitoring juga. Apakah perusahaan tersebut mempekerjakan karyawan terdahulu ataukah mencari pekerja baru.

“Baru dimonitoring untuk pekerja yang sempat dirumahkan itu bagaimana kelanjutannya. Ada sekitar 1900 pekerja yang selama pandemi dirumahkan, itu yang terlaporkan,” tambah dia.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sunarjo mengatakan beberapa waktu terakhir pihaknya melakukan kunjungan ke perusahaan perusahaan besar di Gunungkidul. Kunjungan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan perusahaan atas penerapan new normal dengan segala fasilitas kesehatan.
Mulai dari penggunaan masker, ketersediaan tepat cuci tangan menggunakan sabun, dan jaga jarak. Dari Dinas Perhubungan sendiri menggandeng Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam kegiatan ini. Selasa (07/07/2020) kemarin tiga perusahaan yakni PT. Supersonik, PT. Widodo Makmur Unggas dan PT. Sugih Alam menjadi titik pengecekan.
Ia mengungkapkan Selama pandemi covid 19 utk PT. Super Sonik dan PT. Widodo Makmur Unggas tidak ada pegawai yang dirumahkan. Sementara untuk PT Sugih Alam mengurangi satu shif malam sehingga jadwal kerjanya 2 minggu masuk 1 minggu libur.
“Sudah mulai mempersiapkan fasilitas sebagaimana anjuran pemerintah,”ucap Sunarjo.
Terkait penanganan covid 19 dengan menerapkan protokol kesehatan, ketiga perusahaan sudah memberlakukan protokol kesehatan dengan baik. Bahkan di PT Supersonik setiap hari kamis ada program berjemur dan pemberian vitamin.
“Besok kami jadwalkan ke perusahaan besar lainnya. Kami juga sedang melakukan pendataan mengenai perusahaan mana saja yang beroperasi lagi maupun yang tidak terdampak,” tutupnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
