Pendidikan
80% Sekolah di Gunungkidul Lakukan Pertemuan Berkala dengan Siswa
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul saat ini telah melakukan uji coba pertemuan berkala bagi siswa-siswi. Pertemuan berkala di sekolah ini diharapkan mampu meretaskan masalah belajar siswa di rumah selama pandemi covid19.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan saat ini ada sekitar 80% sekolah yang sudah melakukan pertemuan berkala. Dari jumlah tersebut, pihak sekolah diwajibkan selalu intens berkomunikasi dengan wali ataupun orang tua siswa. Di samping penerapan protokol kesehatan dan fasilitas penunjang seperti masker cadangan, sarana cuci tangan pengaturan jarak harus selalu diperhatikan oleh sekolah.
“Kami dari Disdikpora juga terus melakukan komunikasi dengan tim dari gugus tugas pengendalian covid19,” papar Bahron, Kamis (19/11/2020).
Bahron menyebut, untuk skema tatap muka berkala ini sudah mendapatkan izin dari satuan Gugus Tugas di Kabupaten Gunungkidul. Ia meminta sebelum melaksanakan tatap muka berkala sekolah juga mengomunikasikan dengan tim gugus tugas di tingkat kapanewon.
“Kami juga meminta para pemangku kebijakan di sekolah selalu among kahanan, yang intinya seandainya ada siswa, guru, atau wali yang menjadi suspect, tatap muka berkala segera dihentikan,” tambah Bahron.
Sejauh ini, lanjut Bahron, tidak ada penularan covid-19 di lingkungan sekolah selama masa uji coba. Sejauh ini, pihaknya menilai dari pihak sekolah, maupun siswa sangat patuh terhadap protokol kesehatan.
“Kami memutuskan untuk melakukan pertemuan berkala ini juga karena banyak keluh kesah dari orang tua,” lanjut Bahron.
Sehingga sejauh ini, untuk solusi pembelajaran selama pandemi, Bahron mengizinkan kegiatan tatap muka dilaksanakan degan perioritas kelas paling akhir seperti kelas 6 maupun jelas 9. Selain kelas paling akhir, juga kelas paling kecil misalnya jelas 1 atau jelas 7.
“Sebagai solusi saja, jangan sampai ada siswa yang tidak kenal dengan guru ataupun kelasnya,” kata dia.
Sebelumnya, Sri Sultan Hamenhkubuwono X meminta KBM tatap muka belum dilaksanakan. Sri Sultan meminta kegiatan tatap muka dilaksanakan bagi para mahasiswa terlebih dahulu.
“Intinya kami belum berani, kalaupun diizinkan ya harus mahasiswa dulu yang sudah dewasa,” tandas Sultan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
