Connect with us

Pemerintahan

Masa PSTKM Kemungkinan Diperpanjang, Bupati : Saya Tahu Banyak Pengusaha Teriak

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Pusat telah memutuskan masa Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masayarkat (PSTKM) di Jawa dan Bali diperpanjang selama dua minggu kedepan. Berdasarkan data dan evaluasi, Kabupaten Gunungkidul menjadi salah satu daerah yang juga akan menerapkan kebijakan pengetatan tersebut. Bahkan bersar peluang, masa PSTKM di Bumi Handayani bakal diperpanjang.

Bupati Gunungkidul, Badingah mengungkapkan pihaknya telah mengetahui keputusan pemerintah pusat atas perpanjangan masa PSTKM. Saat ini pemkab masih menunggu keputusan Gubernur.

Pengamatan yang dilakukan selama ini, kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak masih belum maksimal. Kasus pertambahan covid-19 juga masih terus terjadi.

“Jumlah pertambahannya juga fluktuatif, meski diterapkan pengetatan namun tetap belum bisa menunjukkan penurunan,” kata Badingah, Jumat (22/01/2021).

Pada masa pengetatan ini nantinya penerapan protokol kesehatan, pemerintah akan lebih tegas melakukan pengawasan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga akan semakin diintensifkan dengan harapan kasus-kasus baru dapat semakin ditekan.

Pihaknya juga akan mengintensifkan komunikasi dan jaringan atara Gugus tugas di Kabupaten, Kapanewon dan Kalurahan untuk menekankan pentingnya protokol kesehatan. Pasalnya saat ini masih ditemukan masyarakat yang abai dan sulit diedukasi.

Berita Lainnya  Lahan Sudah Bertahun-tahun Dibebaskan, TPST Banjarejo Tak Kunjung Dibangun

“Masih ada masyarakat yang sulit dikasih tahu. Kita contohkan aktivitas pasar dan lainya, ya seperti itu kondisinya,” imbuh dia.

Ia sangat berharap nantinya masyarakat jauh akan memahami dan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatannya.

Ia juga menyadari, berkaitan dengan kondisi sekarang dan sejumlah kebijakan yang diterapkan berdampak pada ekonomi masyarakat. Bagaimana tidak, pengusaha seperti rumah makan, penginapan, dan UMKM justru terpuruk dengan kondisi yang terjadi. Pihaknya juga banyak mendapatkan laporan tentang kondisi di lapangan.

“Saya tahu banyak pengusaha yang teriak dengan kondisi ini. Tapi saya juga tidak bisa mengambil kebijakan sendiri, harus ada koordinasi,” sambung dia.

Menurutnya, jika kondisi ini semakin terus-terusan tentu akan semakin terpuruk perekonomian masyarakat di Gunungkidul. Dengan begitu perlu adanya kesadaran bersama dalam menekan dan mengantisipais penyebarsn covid-19.

Berita Lainnya  Tak Serahkan Laporan Awal Dana Kampanye, Satu Partai Dicoret dalam Kepesertaan Pemilu

Sebelumnya, ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid19 Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengatakan, kemungkinan perpanjangan masa PSTKM bisa saja terjadi jika kasus harian masih terus meningkat. Untuk itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk taat dimasa pengetatan ini.

“Penerapan ini memang agak menyulitkan semua pihak kemudian bekerja menjadi tidak tenang, semua dibatasi tapi kalau nekat, bisa diperpanjang,” jelasnya.

Ia juga menyadari dimana masyarakat masih ditemukan tidak menggunakann masker. Sebagai contohnya saat ia pergi sendiri untuk memantau kondisi di sejumlah wilayah. Ia menemukan warga keluar rumah tidak menggunakan masker.

“Persentasenya 30-40 persen tidak taat penggunaan masker sudah cukup tinggi oleh karena itu harus diingatkan bahwa penggunaan masker jangan dianggap sepele,” ujar dia.

Berita Lainnya  Terus Meningkat Setiap Tahunnya, Ratusan Ribu Kendaraan Dimiliki Oleh Warga Gunungkidul

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler