Pemerintahan
Baru Rampung Sudah Rusak, Perbaikan Jembatan Anyar Senilai 9 Miliar Diawasi Ketat
Nglipar,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jalan dan Jembatan Jeruklegi yang baru selesai dibangun pada akhir tahun 2020 silam hingga saat ini masih belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Pasalnya, proyek yang dibangun menggunakan anggaran miliaran rupiah dari hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut masih dalam proses perbaikan usai pembangunan utama selesai dan kemudian rusak. Mulai tanggal 1 Februari 2021 mendatang ditargetkan penyedia jasa (pemborong) sudah mulai melakukan pengaspalan pada titik yang mengalami kerusakan. Diketahui, meski baru selesai dibangun, sejumlah titik di kawasan tersebut telah mengalami kerusakan. Diantaranya adalah, amblesnya talud serta jalan.
Sebagai informasi, pada tahun 2017 silam, Jembatan Jeruklegi terdampak badai siklon cempaka. Lantaran tergerus banjis, jembatan ini bahkan sampai tidak berfungsi. Kemudian BPBD Gunungkidul mendapatkan dana hibah miliaran rupiah untuk pembangunan ulang jembatan yang menjadi salah satu akses jalur utama masyarakat itu.
Sekitar September lalu, pembangunan dengan nilai proyek 9 miliar lebih tersebut selesai dilakukan. Namun baru 2 bulan berjalan, jembatan dan jalan kembali rusak karena tergerus air. Pihak rekanan kemudian diminta untuk melakukan perbaikan ulang kerusakan-kerusakan yang terjadi.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Jembatan Jeruklegi, Handoko mengatakan, pasca adanya laporan masyarakat mengenai kerusakan jembatan dan jalan Jeruklegi, pihaknya kemudian melakukan pengecekan dan meminta klarifikasi pada penyedia jasa. Disepakati, pihak penyedia jasa untuk melakukan perbaikan ulang mengingat proyek ini masih dalam tahap pemeliharaan saat mengalami kerusakan.
“Ada beberapa titik yang mengalami kerusakan dan talud yang tergerus aliran air,” papar Handoko, Senin (25/01/2021).

Menurut Handoko, kerusakan yang terjadi tersebut disinyalir karena kurang sempurnanya pengurugan dan pemadatan saat proses pembangunan berlangsung. Sehingga saat hujan turun, material justru ambles dan tergerus air.
“Pemanggilan pertama dan kedua sudah kami lakukan. Kemudian titik yang rusak mulai diperbaiki dengan mengupas lapisan urug kemudian diganti dengan agregat yang baru dan dikocor. Sehingga tidak ada penurunan material lagi,” sambung dia.
Pemanggilan ketiga kemudian dilakukan pada Jumat pekan lalu. Hasil koordinasi dengan sejumlah pihak, ditargetkan pengaspalan dapat dilakukan mulai 1 sampai 15 Februari 2021 mendatang.
“Ya harapannya Februari itu selesai. Kalau pihak penyedia tidak melakukan perbaikan tentu kita ambil langkah lanjutan SP dan sebagainya,” tambahnya.
Dalam perbaikan ini, sejumlah pihak turun untuk melakukan pengawasan. Hal ini dimaksudkan agar kontruksi jembatan dan jalan yang rusak benar-benar diperbaiki dengan baik dan nantinya tidak mengalami kerusakan maupun membahayakan masyarakat yang melintas.
Sementara itu, Lurah Katongan, Jumawan mengungkapkan, untuk memantau jalannya perbaikan, pihaknya telah menunjuk tiga orang untuk melakukan pengawasan. Jika sekiranya kurang pas, mereka ikut memberi arahan dan menyampaikan sejauh mana progres perbaikan.
“Iya kami tunjuk tiga orang untuk ikut memantau. Sejauh ini untuk urug sudah lumayan tinggal pengaspalan dan perbaikan di titik lain,” ujar Jumawan.
Saat pertama kali melihat kondisi jembatan pasca pembangunan pertama, Jumawan dan masyarakat merasa kecewa lantaran pembangunan yang tidak memuaskan. Baru 2 bulan selesai, justru proyek miliaran rupiah tersebut diketahui rusak.
“Itu akses jalan utama masyarakat. Kalau sekarang ya tetep lewat situ tapi kurang nyaman,” imbuh dia.
Dari pihak Kejaksaan Negeri Gunungkidul juga ikut melakukan pengawasan atas pengerjaan proyek ini. Saat diketahui rusak petugas langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengecekan.
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Kriminal1 hari yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized4 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Peristiwa2 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized3 hari yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Uncategorized2 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Peristiwa2 minggu yang laluLaka Maut di Semanu, Pembonceng Tewas Tersambar Truk
-
Hukum2 minggu yang laluTagih Utang Rp350 Ribu Berbuntut Panjang, Polisi Amankan 5 Orang dan 2 Sajam
