Pemerintahan
Ratusan RTLH Terima Bantuan Hingga 20 Juta
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Gunungkidul masih terus berjalan. Tahun 2021 ini ada 642 unit RTLH yang tersasar bantuan dari pemerintah. Adapun bantuan RTLH ini bersifat stimulan.
Kepala Bidang Perumahan Rakyat, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Handoko menuturkan, dalam penanganan rumah tidak layak huni, ada dua sumber pendanaan yang digunakan untuk program tersebut. Diantaranya APBD Gunungkidul dengan anggaran Rp 17.500.000 per unitnya dan ABPN sebesar Rp 20.000.000 per unitnya.
Berdasarkan laporan yang ada, untuk sumber pendanaan APBN sendiri ada 51 unit rumah tidak layak huni yang dibangun oleh pemerintah. Rumah-rumah ini tersebar di seluruh wilayah Gunungkidul.
“Untuk sumber dana APBN sudah 100 persen selesai pengerjaannya,” ucap Handoko, Selasa (05/10/2021).
Kemudian untuk program yang didanai dari APBD sebanyak 591 unit rumah. Sekarang ini, program tersebut masih dalam proses pembangunan. Diperkirakan, lantaran proggresnya rerata sudah mencapai 70 sampai dengan 80 persen, maka dalam waktu yang tak lama lagi, program bisa terselesaikan.

“Kita berharap untuk pembangunannya bisa tepat waktu,” lanjut dia.
Di Gunungkidul sendiri, untuk rumah tidak layak huni memang masih banyak ditemukan. Sejak beberapa tahun silam, pemerintah terus berupaya meretaskan permasalahan tersebut agar masyarakat bisa memiliki hunian yang layak dan sehat. Infrastruktur baik jalan, rumah dan tempat layanan masih menjadi prioritas pembangunan daerah.
Beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Gunung Kidul Heri Susanto mengatakan perlu adanya kerjasama yang baik antara pemerintah kalurahan, kabupaten hingga pusat dalam penanganan permasalahan rumah tidak layak huni ini. Pihaknya berharap masing-masing memiliki program yang terarah dan terukur untuk meningkatkan derajad dan kualitas hidup warganya.
“Pendataan kami harapkan terus dilakukan dan terupdate sehingga nantinya program pemerintah lebih tepat sasaran,” tutupnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
