Connect with us

Pemerintahan

Pasca Pandemi Covid, BLT Dana Desa Tetap Dilanjutkan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pemerintah memutuskan penyaluran program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa masih dilanjutkan pada tahun 2023 ini. Saat ini, sejumlah kalurahan mulai melakukan Musyawarah Kalurahan untuk penetapan penerima bantuan serta program pembangunan yang digagas oleh pemerintah kalurahan.

Sebagaimana diketahui, BLT Dana Desa diluncurkan oleh pemerintah pada tahun 2020 lalu karena pandemi covid19 yang terjadi. Saat itu, Dana Desa yang disalurkan oleh pemerintah difokuskan untuk pemberian bantuan ini dan penanganan covid19 sedangkan program pembangunan dan pemberdayaan menyesuaikan.

Seiring dengan mulai melandainya kondisi covid19, untuk BLT Dana Desa tetap diberikan namun dengan prosentase yang berbeda. Adapun saat ini, anggaran yang dialokasikan untuk pemberian BLT Dana Desa adalah 25 persen dari pagu anggaran Dana Desa yang diterima oleh masing-masing kalurahan.

Berita Lainnya  Upaya Atasi Masalah Sosial, Pemkab Gunungkidul Jalin Kerjasama dengan Dua Perguruan Tinggi

“Di Kalurahan kami ada 95 KK yang diusulkan menjadi oenerima bantuan,” ucap Carik Semanu, Suhartanto, Selasa (31/01/2023).

Ia menjelaskan untuk penerima bantuan pada tahun 2023 ini diubah tidak sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Disesuaikan dengan kondisi masing-masing dan tentunya sesuai dengan usulan masing-masing padukuhan. Adapun sesuai dengan aturan yang berlaku, mereka yang mendapat bantuan utamanya keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem, keluarga yang terdapat disabilitasnya, keluarga rentan sakit menahun atau kronis, dan rumah tangga tunggal lanjut usia.

“Sudah disepakati melalui Muskal yang diselenggaralan Jumat kemarin,” ucapnya.

“Program BLT ini sebagai upaya pemerintah untuk menanggulani kemiskinan ekstrem di daerah,” imbuh dia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Carik Giriharjo, Muharyanto. Di wilayahnya ada 35 KK yang diusulkan mendapatkan BLT Dana Desa. Jumlah ini pun telah disepakati melalui musyawarah kalurahan beberapa hari lalu.

Berita Lainnya  Waspada Bahaya Hepatitis Serang Anak, Alhamdulillah Gunungkidul Nihil

“Betul untuk BLT dana desa tetap berlanjut, di tahun 2023 ini kami ada 35 KK yang mendapatkannya,” imbuh dia.

Informasi yang dihimpun, saat ini pemerintah kalurahan mulai melakukan musyawarah kalurahan untuk memutuskan program kerja di tahun 2023 dengan anggaran yang diperoleh dari dana desa. Kemudian pemerintah kabupaten melalui dinas terkait, saat ini juga mulai proses pengajuan pencairan dana desa agar nantinya dapat segera dimanfaatkan.

Sebagai penanggulangan kemiskinan ekstrim, pemerintah kabupaten juga akan meluncurkan berbagai program diantaranya program pemberdayaan yang beras dari pokir meliputi Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Fakir Miskin dan Usaha Ekonomi Produktif Keluarga Miskin (USEPKM). Pada tahun ini pihaknya menyalurkan bantuan KUBE Fakir Miskin sebanyak 218 dan USEPKM sebanyak 109 bantuan.

Berita Lainnya  Ditandatangani oleh Sekda, Staf Perangkat Desa Diakui Tetap Pamong Kalurahan

“Untuk KUBE Fakir Miskin setiap kelompok dapat Rp. 20 juta, sedangkan USEPKM setiap kelompok dapat Rp. 10 juta,” kata Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gunungkidul, Giyanto.

Di Gunungkidul terdapat tujuh Kapanewon dalam kategori kemiskinan ekstrim di Gunungkidul antara lain Gedangsari, Playen, Nglipar, Ponjong, Tepus, Saptosari, dan Karangmojo.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler