Peristiwa
Auditorium TBG Rusak, Sultan Minta Tak Digunakan Dulu
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul terus melakukan assesmen terkait dengan dampak gempa magnitudo 6,4 yang mengguncang Gunungkidul pada Jumat (30/06/2023). Ratusan rumah dan puluhan fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan akibat peristiwa ini, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono beserta pejabat di DIY menunjau secara langsung salah satu fasilitas umum yang mengalami kerusakan.
Tiba di TBG Gubernur DIY beserta rombongan kemudian langsung menuju auditorium TBG yang mengalami kerusakan di beberapa bagian yakni plafon ambrol, jaringan instalasi listrik mengalami kerusakan, penangkal petir jatuh, kaca retak dan beberapa hal lainnya. Dengan kondisi ini, Ngarso Dalem menghimbau agar lokasi yang mengalamu kerusakan sementara waktu tidak digunakan untuk beraktifitas.
“Sebaiknya jangan digunakan sementara waktu,” Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Berkaitan dengan penanganan ia menyerahkan secara penuh agar Pemkab Gunungkidul berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait di provinsi.
“Ini ada Kepela PU, Kepala Dinas Kebudayaan ada, Paniradya ada biar mereka rembukan sendiri untuk penanganan dampak gempa disini dan lokasi lain,” papar Sri Sultan Hamengku Buwono saat melakukan peninjauan di auditorium TBG.


Ia menilai dampak yang timbul akibat gempa tidak terlalu serius. Kerusakan yang timbul pun sebagian besar terbilang ringan. Maka dari itu, ia menilai tidak perlu ada penetapan Status Tanggap Darurat Bencana. Namun pihaknya siap membantu pemerintah tingkat kabupaten jika dibutuhkan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Purwono mengatakan, saat ini tim dari BPBD masih terus melakukan assesmen di lapangan untuk mengetahui secara pasti kerusakan yang terjadi. Nantinya hasil assesmen ini akan digunakan untuk pengambilan keputusan terkait dengan penanganan rumah dan bangunan fasilitas umum apakah akan ditanggung pemerintah atau dilakukan secara mandiri.
Untuk data sementara, tercatat ada 136 bangunan di 14 kapanewon yang dilaporkan mengalami kerusakan. Baik tembok rumah yang hancur maupun genteng yang melorot dan berjatuhan.
“Ada 5 rumah di Kalurahan Pacarejo yang rusak dengan kategori sedang. Saat ini masih dilakukan assesmen oleh tim, selain itu kami juga siagakan teman-teman BPBD untuk membantu proses perbaikan,” terang Purwono.
Ia menjelaskan ada 7 warga Gunungkidul yang mengalami luka-luka saat hendak menyelamatkan diri. Dari 7 orang ini, 1 diantaranya harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami patah tulang sedangkan 6 lainnya mengalami syok dan luka ringan.
“Kalau untuk yang syok dan luka ringan ini hanya rawat jalan. Sedangkan yang patah tulang masih dalam perawatan di rumah sakit,” terang dia.
Untuk saat ini menurutnya, pemerintah masih fokus dalam assesment. Nantinya koordinasi masih akan terus dilakukan baik dengan pemerintah kabupaten maupun dengan pemerintah provinsi.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
